PASER, NOMORSATUKALTIM – Bangunan Masjid Nurul Iman di Desa Atang Pait, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, terancam ambruk akibat longsor yang terjadi di tepi jalan nasional sejak akhir 2025.
DPRD Paser mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah penanganan untuk mencegah risiko yang lebih besar.
Longsor terjadi di sisi tebing yang berdekatan langsung dengan bangunan masjid. Tanah yang terus tergerus membuat jarak antara tebing dan masjid semakin dekat.
Meski belum menutup badan jalan nasional, kedekatannya dengan area ibadah menyebabkan warga merasa was-was.
BACA JUGA: Longsor di Kampung Benggeris Kutai Barat, 3 Rumah Warga di Bantaran Sungai Kedang Pahu Rusak
BACA JUGA: Longsor Susulan di Km 28 Balikpapan–Loa Janan, BBPJN Janjikan Penanganan Jalan Permanen
Anggota DPRD Paser, Andi Muhammad Rizal Ashari, menilai kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
“Kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Longsor berada sangat dekat dengan masjid dan berpotensi membahayakan masyarakat yang beribadah,” kata Andi Rizal, Kamis, 5 Februari 2026.
Rizal menjelaskan, sebelumnya penanganan longsor sempat diwacanakan akan dilakukan oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN).
Namun, rencana tersebut tidak berlanjut setelah dilakukan kajian kewenangan.
BACA JUGA: Jalan Poros Sangatta–Bengalon Terancam Longsor, BBPJN Siapkan Anggaran hingga Rp 5,5 Miliar
BACA JUGA: Longsor di Gosi Siluq Ngurai, Jalan Nasional Ditutup Total, Arus Lalin Dialihkan
“Pertimbangannya karena longsoran dinilai tidak mengganggu langsung ruas jalan nasional. Selain itu, faktor efisiensi anggaran juga menjadi alasan,” ujarnya.
Dengan keputusan tersebut, kewenangan penanganan longsor dikembalikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser.
Rizal menyebut, pemerintah daerah saat ini masih mengkaji opsi penanganan melalui mekanisme anggaran tanggap darurat.