Bos BEI dan OJK Kompak Mundur, Ekonom Ingatkan Risiko Krisis Kepercayaan Investor

Sabtu 31-01-2026,09:31 WIB
Editor : Hariadi

Termasuk transparansi kepemilikan dan perilaku perdagangan yang dinilai mengganggu pembentukan harga.

BACA JUGA: Investasi Balikpapan 2025 Tembus Rp27,25 Triliun, Industri Kimia dan Migas Masih Dominan

BACA JUGA: Peringati Hari Gizi Nasional, BRI Peduli Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Berbagai Wilayah

"Investor tidak menunggu kesimpulan resmi. Mereka mengurangi paparan lebih dulu. Dalam situasi seperti ini, pernyataan “kegiatan tetap berjalan” sering kalah kuat dibanding sinyal “tanggung jawab moral” yang diikuti pengunduran diri," tegasnya.

Achmad menegaskan, pemulihan kepercayaan investor sangat bergantung pada konsistensi transparansi dan penegakan tata kelola.

"Kepercayaan pasar dibangun dari dua hal. Transparansi dan penegakan. Jika transparansi kepemilikan dianggap kurang memadai, maka pembentukan harga diragukan. Jika pembentukan harga diragukan, maka keputusan investasi berubah dari kalkulasi ke kehati-hatian ekstrem," tutupnya.

Sementara itu, OJK dalam keterangan resminya menyatakan bahwa pengunduran diri para pejabat tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung langkah pemulihan yang diperlukan. 

BACA JUGA: Optimis Meski Proyeksi IMF Turun, Pemerintah Yakin Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 5,4 Persen

BACA JUGA: Transaksi Tunai Masih Dominan Jelang Lebaran, BI Balikpapan Pasang 'Kuda-kuda'

Proses pengunduran diri akan ditindaklanjuti sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK sebagaimana diperkuat melalui UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (P2SK).

Sebelumnya, Dirut BEI, Iman Rachman mengatakan bahwa pengunduran diri yang dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kondisi pasar modal Indonesia dalam beberapa waktu terakhir ini. 

"Walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik, saya ingin menyampaikan statement dan ini tidak ada tanya-jawab, bahwa saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin. menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," ujar Iman, dikutip Antara.

Kategori :