Bulog Berau Ingatkan Bahaya Gula Putih Rafinasi: Banyak Campurannya

Senin 26-01-2026,15:29 WIB
Reporter : Maulidia Azwini
Editor : Baharunsyah

BACA JUGA:Perselisihan soal Persalinan di Puskesmas Gunung Tabur Diselesaikan secara Nonlitigasi

"Tapi orang jarang mikir ke situ, yang dilihat cuma tampilannya, jadi mudah terpengaruh,” ujarnya.

Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, Bulog Berau telah melakukan edukasi kepada distributor dan konsumen, terutama melalui kegiatan pasar murah.

Sosialisasi tersebut mencakup perbedaan jenis gula, proses produksi, hingga potensi dampak konsumsi dalam jangka panjang.

“Kami sudah sampaikan ke distributor dan masyarakat soal perbedaannya, termasuk risikonya. Namun pada akhirnya, pilihan tetap mengikuti selera konsumen,” kata Ade.

Ia berharap ke depan masyarakat tidak lagi menjadikan tampilan sebagai satu-satunya dasar dalam memilih bahan pangan.

Melainkan mulai mempertimbangkan aspek kesehatan dan kualitas produk sebagai faktor utama.

Kategori :