Bulog Berau Ingatkan Bahaya Gula Putih Rafinasi: Banyak Campurannya

Senin 26-01-2026,15:29 WIB
Reporter : Maulidia Azwini
Editor : Baharunsyah

BERAU, NOMORSATUKALTIM - Bulog Berau mengingatkan masyarakat jangan tergiur dengan produk gula dengan warna putih bersih atau gula rafinasi.

Asisten Manajer Operasional Bulog Berau, Ade Anggoro, mengungkapkan bahwa sebagian besar gula yang beredar di pasaran saat ini merupakan gula rafinasi.

Berbeda dengan gula tebu murni yang disalurkan Bulog. Gula rafinasi telah melalui proses pengolahan lanjutan dan tidak berasal dari tebu murni secara utuh.

“Masalahnya, masyarakat di Berau itu mayoritas memilih gula rafinasi karena tertarik warnanya yang putih bersih, padahal itu sebenarnya bukan gula murni,” ujar Ade, Senin 26 Januari 2026.

BACA JUGA:Bulog Berau Amankan Stok Pangan Hadapi Ramadan Hingga Idulfitri

Ia menjelaskan, gula murni diproduksi langsung dari tebu tanpa melalui proses pemurnian kimia lanjutan.

Sementara gula rafinasi diolah kembali sehingga tampilannya lebih cerah dan menarik secara visual. Namun kandungannya telah mengalami perubahan.

Ironisnya, dari sisi harga, gula rafinasi justru dijual lebih mahal dibanding gula tebu murni.

BACA JUGA:Proyek Gedung Baru DPRD Berau Senilai Rp20 Miliar Resmi Ditunda, Perencanaan Tetap Lanjut

Meski demikian, selisih harga tersebut tidak menjadi pertimbangan utama konsumen.

“Perbedaan harganya sebenarnya tidak jauh, bahkan rafinasi lebih mahal. Tapi masyarakat tetap memilih karena faktor warna,” kata Ade.

Menurutnya, fenomena ini menunjukkan bahwa pertimbangan nilai gizi dan dampak konsumsi jangka panjang masih belum menjadi perhatian utama.

Aspek visual kerap lebih dominan dibanding kualitas dan kandungan produk.

Padahal, tingkat kemanisanm gula tebu murni dinilai lebih kuat sehingga penggunaannya lebih efisien. Keunggulan tersebut, kata Ade, sering kali terabaikan.

“Kalau dipikir-pikir, gula yang warnanya putih itu justru banyak campurannya. Soal manis juga beda, gula tebu murni satu sendoik saja sudah terasa, sementara yang rafinasi bisa sampai dua sendok."

Kategori :