“Kalau bisa dialihkan ke jargas, tentu lebih baik,” pungkasnya.
BACA JUGA: Program Jargas Kembali Sambangi Samarinda dan Bontang, Jahidin Ingatkan Potensi Kecemburuan Sosial
BACA JUGA: Pipa Jargas Bocor, Wawali Bontang: Harus Tanggung Jawab
Sementara itu, Direktur PT Bontang Migas dan Energi (BME) Erwin menjelaskan, SPPG masuk dalam kategori usaha katering atau kafe. Karena itu, pemasangan jargas untuk SPPG tidak termasuk dalam program pemasangan jargas gratis yang saat ini berjalan.
Ia menyebutkan, tarif jargas bagi SPPG masuk dalam kategori pelanggan komersial. Meski demikian, menurutnya, penggunaan jargas tetap lebih ekonomis dibandingkan gas LPG tabung.
“Tidak takut kehabisan gas juga. Karena, pasti mendapat distribusi gas terus,” ucapnya.
Erwin menegaskan, hingga saat ini tidak ada perlakuan khusus bagi SPPG yang menyediakan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
BACA JUGA: Sistem Data Pencari Kerja Belum Terhubung, Upaya Pemkot Bontang Atasi Pengangguran Tersendat
BACA JUGA: Dewan Pendidikan Kaltim Sayangkan Skema PJLP Jadi Solusi Krisis Guru di Bontang
“Jadi, mereka harus mengajukan untuk pemasangan jargas saja,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa hingga kini belum ada SPPG di Kota Bontang yang mengajukan pemasangan jargas.
“Saya belum dapat informasi sih. Tapi, kalau ada, pasti kami prioritaskan. Karena, ini bagian dari pelayanan kami juga,” terangnya.