Bankaltimtara

Kalau Hujan Becek, Panas Berdebu: Jalan di Kampung Timur Bontang belum Tersentuh Pembangunan

Kalau Hujan Becek, Panas Berdebu: Jalan di Kampung Timur Bontang belum Tersentuh Pembangunan

Komisi C DPRD Kota Bontang saat melakukan sidak di Kampung Timur, Bontang.-Michael Fredy Y/Nomorsatukaltim-

BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Jalan di Kampung Timur, RT 01, Kelurahan Kanaan tidak pernah tersentuh pembangunan pemerintah. Hingga saat ini jalan di sana masih berupa tanah, belum pernah dilakukan semenisasi tau aspal.

Ketua RT 01, Rismanto Patattan mengatakan, infrastruktur di lingkungan RT-nya paling tertinggal dari RT lain di Bontang.

“Kalau hujan pasti becek. Kalau panas, berdebu. Sering juga saya dikirimi foto di grup (WA) RT, ada saja yang jatuh. Jalan di daerah Kampung Timur ini tidak pernah dibagusin,” katanya kepada Komisi C DPRD Bontang saat melakukan sidak, Selasa, 3 Februari 2026.

Tidak hanya jalan yang belum diaspal, di wilayah Kampung Timur ini juga belum memiliki selokan atau drainase.

BACA JUGA: Aktivitas Batching Plant Tanjung Laut Dihentikan, DPRD Bontang: Ini Bukan Wilayah Industri

Sehingga, ketika hujan turun, maka air pasti menggenangi jalan. Belum lagi aliran air dari atas gunung memperparah kondisi di jalan tersebut.

“Warga sering timbun-timbun. Tetapi, ada keterbatasan. Warga di Kampung Timur ini selalu mengeluh ke saya. Mereka minta tolong sampaikan keresahan kepada pemerintah daerah,” katanya.

Ia pun meminta agar Pemkot Bontang memperbaiki jalan tersebut supaya masyarakat lebih tenang. “Di daerah lain, jalan sudah berulang kali diperbaiki. Di sini, sekalipun tidak pernah,” tegasnya.

Jalan tersebut panjangnya sekitar 800 meter. Lebarnya sekitar 10 meter. Terakhir diperbaiki pada 2024 melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 Kodim 0908/Bontang.

BACA JUGA: Anggaran Renovasi Toilet Disnaker Hampir Rp300 Juta, Wali Kota Bontang: Jangan Boros!

“Kalau memang jalannya belum bisa diperbaiki, minimal paritnya dibuat dulu. Sehingga, setiap kali hujan, air gak masuk ke jalan. Jadi, jalan yang masih terbuat dari tanah liat ini tidak terus terkikis,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry mengatakan, Kampung Timur ini sudah ada sejak 30 tahun lalu. Sayangnya, Pemkot Bontang tidak pernah memperhatikan kondisi masyarakat di sana.

“Kita ini hidup di 2026. Semua serba maju dan berkembang. Tetapi, saat kita masuk di Kampung Timur ini, terasa hidup di tahun 70 atau 80-an. Jalannya belum diaspal. Masih tanah. Padahal, di daerah lain, jalanya sudah bagus,” tegasnya.

Ia pun meminta Pemkot Bontang untuk melakukan perbaikan secara bertahap di lokasi tersebut. Baginya, keterbatasan anggaran bukan menjadi alasan untuk tidak melakukan semenisasi terhadap jalan di Kampung Timur tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait