Dinas Ketahanan Pangan PPU Dorong SPPG Prioritaskan Produk Petani Lokal
Pemkab PPU berharap SPPG utamakan produk petani lokal.-Awal/Nomorsatukaltim-
PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM - Kepala Dinas Ketahanan Pangan Penajam Paser Utara (PPU), Mulyono menekankan pentingnya sinergi antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan para petani lokal.
Ia berharap 6 titik SPPG yang diproyeksikan aktif di PPU dapat sepenuhnya menyerap bahan pokok hasil bumi dari daerah sendiri.
Menurut Mulyono, langkah ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan pangan, melainkan bentuk pemberdayaan nyata bagi kelompok tani maupun Kelompok Wanita Tani (KWT) yang tersebar di wilayah Penajam, Waru, hingga Babulu.
Mulyono menggarisbawahi, bahwa komoditas seperti beras, sayuran, hingga buah-buahan harus berasal dari petani PPU.
BACA JUGA: Perluas Jangkauan MBG hingga Pesisir, PPU Andalkan SPPG Satelit
BACA JUGA: SPPG MBG Belum Menerima Hasil Panen Petani Lokal, Masih Beli Bahan Baku di Pasar
Penggunaan buah lokal, seperti pisang, dinilai lebih efektif karena sudah sesuai dengan selera anak-anak di daerah tersebut.
"Kita manfaatkan buah lokal dulu. Selain karena ketersediaannya melimpah, lidah anak-anak kita sudah sangat mengenal rasa buah dari daerahnya sendiri. Jangan sampai kita justru mendatangkan buah dari luar daerah," ucapnya, Minggu 1 Februari 2026.
Salah satu poin krusial yang disoroti adalah ketersediaan beras. Mengingat PPU merupakan daerah surplus beras, Mulyono menilai sangat tidak relevan jika SPPG harus mengambil pasokan dari luar daerah.
"Beras kita surplus. Sangat lucu jika daerah yang surplus beras tapi justru memanfaatkan atau mengimpor dari luar daerah. Selama produk lokal tersedia, itu yang wajib digunakan," tambahnya.
BACA JUGA: Dua SPPG Beroperasi di Wilayah KIPP IKN, Layani Ribuan Pelajar dari 18 Sekolah
BACA JUGA: Cakupan MBG di PPU Baru 30 Persen, 5 Dapur Umum Sudah Beroperasi
Agar pasokan tetap stabil, Mulyono mewajibkan adanya koordinasi yang intens antara pengelola SPPG dengan dinas terkait, khususnya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

