BACA JUGA:Kuatnya Mitos di Daerah jadi Kendala, Vaksin BCG Kerap Ditolak Masyarakat
Oleh karena itu, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan yang tidak biasa.
Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Kutim menilai penggunaan masker masih relevan, terutama bagi mereka yang berada di keramaian atau berinteraksi dengan banyak orang.
Masker dinilai efektif untuk menekan risiko penularan penyakit saluran pernapasan.
“Terutama bagi warga yang datang dari luar negeri atau daerah dengan tingkat mobilitas tinggi, penggunaan masker sangat dianjurkan,” kata Yuwana.
Selain itu, menjaga daya tahan tubuh menjadi faktor penting dalam mencegah penularan penyakit. Pola hidup sehat, menurutnya, harus menjadi kebiasaan sehari-hari.
BACA JUGA:Begini Kondisi Jalan di Sandaran Kutim: Berlumpur Saat Hujan, Kendaraan Sulit Lewat
Konsumsi makanan bergizi, seperti sayur dan buah, serta mencukupi kebutuhan vitamin dinilai mampu membantu meningkatkan sistem imun tubuh. Istirahat yang cukup juga tidak kalah penting.
“Daya tahan tubuh harus dijaga agar tubuh tidak mudah terserang penyakit,” tambahnya.
Sebagai informasi, berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, hingga Desember 2025 tercatat puluhan kasus super flu di sejumlah wilayah Indonesia.
Meski demikian, belum ada laporan yang mengarah pada penyebaran di Kabupaten Kutim.
Dinkes Kutim memastikan akan terus melakukan pengawasan dan siap mengambil langkah cepat apabila ditemukan indikasi kasus di kemudian hari, sembari mengajak masyarakat untuk tetap tenang namun waspada.(Sakiya Yusri)