Damkar Kutai Barat Perkuat Armada dan Personel Hadapi Ancaman Kebakaran

Sabtu 03-01-2026,15:57 WIB
Reporter : Eventius Suparno
Editor : Yos Setiyono

KUTAI BARAT, NOMORSATUKALTIM – Ancaman kebakaran yang masih tinggi mendorong Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kutai Barat terus memperkuat kesiapsiagaan personel dan sarana pendukung.

Penguatan ini dilakukan untuk memastikan respons cepat dan efektif dalam menangani kebakaran di wilayah yang memiliki jarak tempuh dan kondisi geografis cukup menantang.

Kepala Bidang Damkar Satpol PP Kutai Barat, Abdul Kadir, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah strategis guna meningkatkan kemampuan penanganan kebakaran, terutama setelah mencatat 19 kejadian kebakaran sepanjang 2025.

“Dari sisi personel dan sarana, kami dalam kondisi siap. Kami terus berupaya meningkatkan kemampuan agar respons terhadap kebakaran bisa lebih cepat,” ujarnya, Sabtu (3/1/2026).

BACA JUGA: Empat Toko Terbakar di Jalan Milono Tanjung Redeb, Kebakaran Pertama Berau di 2026

Ia menjelaskan, pada tahun 2024, Damkar Satpol PP Kutai Barat telah menambah 11 unit armada pemadam kebakaran. Armada tersebut sebagian ditempatkan di kecamatan, sementara sebagian lainnya digunakan untuk menggantikan unit lama yang sudah tidak layak operasi.

“Saat ini, lima unit armada siaga di markas komando. Sisanya sudah didistribusikan sesuai kebutuhan wilayah,” jelasnya.

Penguatan armada berlanjut pada tahun 2025 dengan pengadaan 10 unit mobil pemadam kebakaran tambahan.

Armada baru ini direncanakan ditempatkan di kecamatan-kecamatan guna mempercepat penanganan kebakaran tanpa harus selalu menunggu bantuan dari Mako Damkar.

BACA JUGA: Kebakaran Hanguskan Mes PT Tirta Mahakam di Palaran, Jalan Sempit Hambat Proses Pemadaman

“Penempatan armada di kecamatan sangat penting karena jarak tempuh dari Mako ke lokasi kebakaran bisa cukup jauh,” kata Abdul Kadir.

Menurutnya, waktu tempuh yang panjang sering kali menjadi kendala utama dalam penanganan kebakaran, terutama di wilayah terpencil. Kondisi tersebut diperparah dengan karakter bangunan rumah warga yang sebagian besar semi permanen.

“Api bisa cepat membesar sebelum petugas tiba. Karena itu, kehadiran armada di kecamatan menjadi solusi penting,” ujarnya.

Untuk wilayah yang berada di sepanjang Sungai Mahakam dan anak-anak sungainya, Damkar Satpol PP Kutai Barat juga menyiapkan pompa apung sebagai solusi suplai air.

BACA JUGA: Selidiki Kebakaran yang Tewaskan Siswi SD di Balikpapan, Polisi Temukan Jejak BBM Eceran

Kategori :