Bahaya Mengintai di Balik Deretan Truk Antre BBM di Bontang

Kamis 23-10-2025,11:00 WIB
Reporter : Michael Fredy Yacob
Editor : Hariadi

Ia pun meminta pemerintah dan Polisi Lalu Lintas untuk menertibkan jalan tersebut. Menurutnya, tidak hanya di SPBU Akawi dirinya melihat pemandangan itu. Tetapi, di SPBU Tanjung Laut dan SPBU depan SMAN 3 Bontang juga.

“Kalau di SMAN 3 jelas ini sudah membahayakan siswa-siswi yang sekolah di sana ketika berangkat dan pulang sekolah. Ketika menyeberang jalan, pandangan mata mereka terhambat oleh antrean truk. Termasuk juga ketika keluar dari gerbang sekolah,” bebernya.

Sementara untuk antrean truk di SPBU Tanjung Laut, bisa melewati lampu merah simpang empat. Di sana sangat berbahaya bagi pengguna jalan. Karena, ketika pengguna jalan yang ingin belok kiri ke arah Tanjung Laut, buntut truk menjadi ancaman besar bagi mereka.

“Jalannya di situ kan agak nanjak dan langsung belok kiri. Sehingga, masyarakat yang melintas pasti dalam kecepatan tinggi. Ini sangat membahayakan kami sebagai pengguna jalan. Tolong lah pemerintah pedulikan keselamatan kami juga,” ucapnya.


MAKAN JALAN: Bukan sekedar panjang, truk antre BBM ini juga diparkir berlapis, hingga menghabiskan satu ruas jalan.-(Disway Kaltim/ Michael)-

BACA JUGA: Ngetap BBM Subsidi Buat Bayar Cicilan Mobil

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang Bahauddin mengaku, sudah beberapa kali Dishub Bontang melakukan pertemuan dengan pengelola SPBU itu. 

Tujuannya agar pengelola SPBU dapat mengatur antrean agar tidak sampai mengganggu pengguna jalan raya yang lain.

“Awal-awal berjalan tertib. Tetapi, lama kelamaan kendor lagi pengawasannya. Perlu memang pengelola dan sopir truk juga berdiskusi terkait pola yang bisa dilakukan agar antrean truk ini tidak mengganggu pengguna jalan yang lain,” katanya, Rabu 22 Oktober 2025.

Terkait sanksi, hingga saat ini tidak ada sanksi apapun yang diberikan kepada pengelola SPBU maupun sopir truk dalam kondisi seperti ini. “Saat ini kita hanya melakukan pembinaan terlebih dahulu,” ucapnya.

BACA JUGA: Selewengkan BBM Subsidi di PPU, Pria Asal Sulsel Ditangkap Polisi

Ia menjelaskan, sampai saat ini belum ada aturan terkait waktu-waktu khusus pengisian bahan bakar untuk truk di dalam kota. 

“Kita tidak bisa samakan daerah lain dengan Bontang. Ada namanya kearifan lokal. Jadi beda,” terangnya.

Kategori :