Lebih lanjut, Pemkot memilih lokasi di Samarinda Seberang sebagai area ideal untuk pembangunan insinerator karena dinilai strategis dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
BACA JUGA: 4 Insinerator Samarinda Sudah 80 Persen, DLH Jamin Tak Membuang Emisi Karbon ke Udara
BACA JUGA: DPRD Samarinda Sebut Polemik Lahan Insinerator akibat Kelalaian Pemkot
Marnabas berharap proses relokasi dan pembangunan fasilitas pengolahan sampah berjalan lancar agar permasalahan sampah di Samarinda tidak lagi menjadi momok bagi warga.
Selain insinerator, Pemkot Samarinda juga tengah menyiapkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebagai langkah jangka panjang pengelolaan limbah kota.
“Kita berharap semua bisa berjalan lancar, dan sampah di Samarinda bukan jadi momok lagi,” pungkasnya.