BACA JUGA:Keuntungan Pelindo Semester I 2025 Catatkan Laba Sebesar Rp309 Miliar
Sementara itu, Delita, salah satu peserta dari media lokal, menyambut positif kegiatan ini.
"Acaranya sangat informatif. Kami dapat melihat langsung aktivitas pelayanan di lapangan, dan ini menambah pemahaman kami terhadap peran penting SPJM dalam ekosistem pelabuhan," ujarnya.
Menutup tahun 2025, SPJM menargetkan penguatan posisi bisnisnya sebagai penyedia layanan MEPS (Marine, Equipment, Port Services, Dredging, dan Shipyard) terintegrasi.
Upaya ini dilakukan melalui sejumlah langkah strategis seperti standarisasi operasional, digitalisasi layanan, peningkatan keselamatan, pengembangan SDM, serta kolaborasi dengan mitra strategis.
Langkah ini sejalan dengan komitmen SPJM dalam mendukung efisiensi rantai pasok nasional, memperkuat industri kepelabuhanan Indonesia, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi melalui pelayanan yang unggul dan berkelanjutan.
BACA JUGA: Cegah Keracunan Gegara Pengelolaan Salah, BGN Latih Penjamah Makanan Program MBG di PPU
Sekadar informasi, PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) merupakan subholding Pelindo yang berdiri sejak 1 Oktober 2021 pasca integrasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero).
Dengan mengelola lima klaster bisnis utama, SPJM hadir di seluruh wilayah Indonesia dan menaungi delapan anak perusahaan serta dua cucu perusahaan.
Selain itu, Wilayah kerja SPJM menyediakan layanan one stop service terintegrasi di sektor jasa kepelabuhanan dan logistik.