“Bisa peraih emas, bisa juga peraih perak. Itu tergantung limit tanding. Misalnya, nomor tolak peluru dilihat dari jarak tolakan, atau lari dilihat dari limit waktu. Selain itu stamina atlet juga jadi pertimbangan,” terang Mady.
Meski belum ada kepastian siapa saja nama yang dibawa ke Kejurnas, seluruh peraih medali sudah didaftarkan oleh PASI Kubar ke Pengurus Provinsi (Pengprov) PASI Kaltim.
Menurutnya, provinsi memiliki strategi tersendiri dalam menentukan komposisi tim.
BACA JUGA : Bupati Kutim: Persikutim United Diharapkan jadi Kebanggaan Kutai Timur
“Kami sudah mendaftarkan seluruh atlet peraih medali sesuai permintaan provinsi. Tinggal menunggu informasi resmi siapa yang akan diboyong. Harapan kami, ada lebih dari satu atlet Kubar bisa mewakili Kaltim di Kejurnas,” tambahnya.
Tak berhenti di situ, prestasi di Kejurprov juga memastikan langkah PASI Kubar menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Paser pada 2026.
Sebab, Kejurprov kali ini juga menjadi ajang babak kualifikasi.
“Memang kita di peringkat 8, tapi biasanya yang lolos Porprov itu 8 besar dari 10 kabupaten/kota. Artinya, Kubar sudah bisa dipastikan lolos. Apalagi hasil resmi menunjukkan kita mengalahkan Mahakam Ulu dan Penajam Paser Utara,” papar Mady.
Meski begitu, ia tetap menunggu petunjuk teknis resmi terkait aturan penetapan peserta Porprov.
Namun, berdasarkan pengalaman sebelumnya, peluang Kubar sudah sangat besar.
"Kalau melihat pola sebelumnya, 8 besar otomatis masuk. Jadi meski juknisnya belum keluar, kita optimistis. Apalagi hasilnya sudah dirilis, Kubar ada di posisi 8," sambungnya.
BACA JUGA : KONI Kaltim Pastikan Bonus 300 Juta per Medali Emas PON XXI Aceh-Sumut Cair Awal 2026
Atas pencapaian ini, apresiasi mengalir dari Pengprov PASI Kaltim dan juga Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Barat.
Ketua KONI Agus Herawan serta Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, juga ikut memberi dukungan penuh sejak pemberangkatan kontingen.
"Tanpa dukungan dari Ketua KONI dan juga Pak Bupati, kepergian kami tentu tidak akan melebihi ini. Syukur dukungan itu membuahkan hasil dengan raihan medali. Ini jadi motivasi besar bagi atlet kita untuk terus mengharumkan nama Kutai Barat," ungkap Mady.
Meski sukses meraih medali, Mady mengingatkan para atlet agar tidak cepat puas.