DPRD: Kutim Butuh Bandara dan Pelabuhan

Kamis 21-08-2025,15:22 WIB
Reporter : Sakiya Yusri
Editor : Baharunsyah

Pandi menyebut, jalur laut dapat menjadi solusi agar kebutuhan pokok lebih mudah dan cepat sampai ke Kutim, sehingga harga di pasar lokal juga bisa ditekan.

BACA JUGA:Wabup Kutim Jamin Revisi Perda Pajak dan Retribusi Daerah untuk Meringankan, Bukan Membebani Rakyat

“Bahan pokok nanti bisa lebih murah karena distribusinya lancar. Itu akan langsung dirasakan masyarakat. Jadi bukan hanya investor, masyarakat kecil juga akan menikmati manfaatnya,” ujarnya.

Sementara itu, pembangunan bandara diyakini akan membuka pintu lebih lebar bagi investasi yang lebih beragam.

Kutim tidak hanya akan mengandalkan sektor tambang dan perkebunan, tetapi juga bisa mengembangkan perdagangan, jasa, hingga pusat hiburan modern.

BACA JUGA:Pulau Miang Kutai Timur Siapkan Destinasi Unik, Berenang Bersama Hiu Paus

“Kalau ada bandara, investor pasti lebih mudah datang. Ekonomi modern seperti perdagangan dan jasa akan ikut tumbuh. Termasuk peluang hadirnya pusat perbelanjaan, kafe, dan fasilitas publik lainnya,” kata Pandi.

Ia bahkan membayangkan Sangatta sebagai ibu kota Kutim bisa tumbuh menjadi kota modern jika bandara benar-benar terealisasi.

Dengan akses transportasi yang terbuka, peluang pembangunan mal, hotel, hingga pusat kegiatan ekonomi kreatif akan semakin besar.

“Kalau itu bisa terbangun, Sangatta akan menjadi kota yang hebat. Tidak hanya bergantung pada sumber daya alam, tapi juga sektor jasa dan industri modern,” imbuhnya.

Menurutnya, infrastruktur transportasi tersebut memiliki nilai strategis jangka panjang.

Lebih dari sekadar sarana mobilitas, pelabuhan dan bandara merupakan fondasi untuk mengubah wajah Kutim menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kaltim.

“Kalau semua sudah terwujud, arah pembangunan Kutim akan bergeser. Dari daerah yang bergantung pada tambang, menuju kota jasa yang lebih berkelanjutan,” jelasnya.

Pandi menekankan, DPRD Kutim akan terus mendorong agar pembangunan infrastruktur ini masuk dalam prioritas pemerintah daerah maupun pusat.

BACA JUGA:Kurangi Ketergantungan dari Luar, Pemkab Kutim Pacu Produksi Padi, Targetkan Tiga Kali Panen Setahun

BACA JUGA:Bendera Merah Putih Hampir Gagal Berkibar di Kutim, Pelatih Paskibraka Ungkap Penyebabnya

Kategori :