Ia mengungkapkan, selama beberapa bulan ini, penjualannya terbilang cukup bagus.
BACA JUGA: Masuk Daftar Fortune Southeast Asia 500, BRI sebagai Lembaga Keuangan No 1 di Indonesia
BACA JUGA: UMKM Kampung Lutan Unjuk Daya di PEDA KTNA XI Kaltim, Raup Puluhan Juta dan Raih 2 Gelar Juara
Dalam satu bulan, tidak pernah kosong penjualan. Selalu ada saja mobil yang keluar atau terjual.
“Rata-rata penjualan kami sekitar 8-9 mobil per bulan. Tapi pernah juga kami sampai 15 mobil per bulan yang terjual,” ungkapnya.
Tetapi, ia mengakui, penjualan mobil bekas bulan lalu cukup menurun.
Hanya sekitar 7 mobil dalam satu bulan. Hal itu menurutnya disebabkan karena saat itu merupakan bulan-bulan penerimaan murid baru.
BACA JUGA: Jangkau 67 Ribu Desa, Agen BRILink Terus Perkuat Inklusi Keuangan di Indonesia
BACA JUGA: Praktis Sekali, Nasabah BRI Kini Bisa Cairkan Limit Kartu Kredit ke Rekening Tabungan
Sehingga, alokasi keuangan diberikan kepada pendidikan.
“Bulan lalu cukup rendah penjualan kami. Tapi, masih lumayan sih. Karena kita lihat tahun lalu itu semua pada sibuk mengurus sekolah. Ada juga yang persiapan untuk kuliah. Pastinya, uang itu akan dialokasikan untuk pendidikan. Jadi, kami sih berharap bulan ini penjualan kembali meningkat,” ungkapnya.
Sementara itu, berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil bekas 2024 di Indonesia sangat tinggi.
Bahkan, melampaui penjualan mobil baru.
BACA JUGA: Pemilik Masayu.r Mengakui KUR BRI Bikin Usaha Makin Lancar Jaya
BACA JUGA: BRI Fokuskan Langkah Transformasi di Seluruh Aspek
Penjualan mobil bekas sepanjang tahun itu mencapai 1,8 juta unit.