Kolaborasi lintas elemen dianggapnya sebagai kunci dari keberhasilan pembangunan kota yang berkelanjutan.
RPJMD 2025-2029 dirancang untuk menghadapi tantangan pembangunan Balikpapan dalam jangka menengah, mulai dari peningkatan layanan publik, pembangunan infrastruktur, perlindungan lingkungan, penguatan ekonomi kreatif, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pemerintah memastikan, dokumen ini akan disusun dengan pendekatan partisipatif dan berbasis data.
BACA JUGA:93 Gereja di Balikpapan Dijaga Kepolisian Gabungan pada Perayaan Paskah 2025
Serta disinergikan dengan Rencana Pembangunan Kota Prioritas (RPKP) dan dokumen keuangan seperti APBD.
Penyusunan RPJMD 2025-2029 ditutup dengan penekanan pada pentingnya membangun fondasi yang kuat, mengevaluasi capaian secara jujur, serta menjaga komitmen bersama.
Seluruh elemen yang terlibat diharapkan dapat berkontribusi dalam mengarahkan Balikpapan ke jalur pembangunan yang lebih merata dan berdaya saing, seiring tantangan pembangunan yang terus berkembang.