Kondisi ini pun mendorong BPBD Kutai Barat untuk memperpanjang status siaga darurat banjir yang berlaku mulai 14 April 2025 hingga dua bulan ke depan.
BACA JUGA:Waduh! Nama Kwarda Kaltim Dicatut untuk Cari Sumbangan 'Program Keliling Indonesia'.
Berdasarkan data pemerintah setempat, diperkirakan lebih dari 500 rumah warga terendam banjir. Meskipun demikian, sebagian besar warga memilih bertahan di kediaman mereka sambil menunggu air surut.
Sebelumnya, unsur Muspika Kecamatan Damai telah melakukan peninjauan langsung ke lima kampung yang terendam banjir pada Selasa (15/4/2024).
Meliputi Kampung Damai Kota, Kampung Sempan, Kampung Bomboy, Kampung Mendika, dan Kampung Damai Seberang. Seluruh kampung ini terletak di sekitar aliran sungai yang meluap.