Sonhaji. (Ariyansah/Disway) == Balikpapan, DiswayKaltim.com - Ketua Fraksi PKS DPRD Balikpapan Syukri Wahid memutuskan maju di Pilkada Balikpapan melalui jalur independen. Ia berpasangan dengan politikus senior Balikpapan, Heru Bambang. Heru Bambang, sebagai bakal calon wali kotanya. Syukri, bakal calon wakil wali kotanya. Meski saat ini baru tahap menggalang surat dukungan masyarakat, belum resmi mendaftar ke KPU, namun keputusan Syukri itu membuat publik bertanya-tanya. Bagaimana sikap PKS Balikpapan terhadap keputusan kadernya itu. Ketua DPD PKS Balikpapan Sonhaji saat diwawancarai Disway Kaltim, menanggapi santai keputusan Syukri tersebut. "Kami prinsipnya tidak menghalangi seseorang dalam melakukan aktivitas politiknya. Itu pilihan," katanya. Maju jalur perseorangan tanpa sepengetahuan partai itu melanggar aturan PKS? Sonhaji belum bisa memastikan. Sebab ada beberapa mekanisme yang dilakukan. Pasalnya, keputusan Syukri maju bersama Heru Bambang itu bukanlah rekomendasi PKS. Di sisi lain, kata Sonhaji, ia juga belum memanggil Syukri untuk meminta klarifikasi langsung darinya. Namun yang pasti, lanjut Sonhaji, partainya punya mekanisme dalam hal usung-mengusung. "Kami tahu Pak Syukri maju itu lewat sosial media. Kemudian di media (berita). Partai belum memanggil untuk klarifikasi. Itu (apakah melanggar aturan partai) sedang kami lihat. Nanti dibahas di rakorda pencalonan internal," ungkapnya. Sonhaji menegaskan, seluruh kader harus mematuhi keputusan partai. Termasuk dalam hal menyukseskan dan memenangkan pasangan calon yang diusung PKS di Pilkada Balikpapan nanti. "Selaku kader PKS, harus mendukung seluruh program yang diturunkan dari partai. Kalau partai sudah merekomendasikan salah satu kandidat, maka itu harus didukung kader," pungkasnya. Syukri Wahid memutuskan maju bersama Heru Bambang di Pilkada Balikpapan melalui jalur perseorangan. Keputusan itu diambil setelah keduanya menggelar beberapa kali pertemuan di Desember 2019. Saat ini, keduanya menggalang dukungan KTP masyarakat. Syarat pasangan bakal calon jalur perseorangan sebesar 39.480 KTP. (sah/hdd)
PKS Pantau Pergerakan Syukri Wahid
Sabtu 18-01-2020,11:49 WIB
Reporter : Disway Kaltim Group
Editor : Disway Kaltim Group
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 27-05-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, Iduladha 1447 Hijriah, Cek di Sini!
Rabu 27-05-2026,07:00 WIB
Pemerintah Belanjakan Rp100 Miliar untuk 1.098 Sapi Kurban Presiden
Rabu 27-05-2026,08:00 WIB
Kalbar Masuk 4 Besar Nasional IDI 2025, Ria Norsan Sebut Demokrasi Jadi Modal Kemajuan Daerah
Rabu 27-05-2026,12:00 WIB
Parpol Tak Penuhi Kuota Perempuan 30 Persen Bisa Gagal Ikut Pemilu
Rabu 27-05-2026,17:01 WIB
Gratispol Kaltim jadi Temuan BPK, Rp1,5 Miliar Harus Dikembalikan Gara-Gara Ini
Terkini
Rabu 27-05-2026,22:12 WIB
Cara Makan Daging Kambing agar Tidak Cepat Pusing
Rabu 27-05-2026,21:35 WIB
Dari Kebun ke Konservasi, PAMA Latih Petani Kakao Berau Tingkatkan Kualitas Panen
Rabu 27-05-2026,21:00 WIB
Budi Permanto Bebas dari Lapas Tenggarong Setelah Bayar Denda Konversi Pidana
Rabu 27-05-2026,20:30 WIB
Putusan MK Soal Keterwakilan Perempuan di Pileg Butuh Dukungan Parpol
Rabu 27-05-2026,20:00 WIB