Penyelesaian sebagian sisi Jalan HARM Ayoeb masih menunggu pembebasan lahan.(Arie Pramana Putra) TANJUNG REDEB, DISWAY – Belum adanya kejelasan persoalan ganti rugi pembebasan lahan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, membuat penyelesaian sebagian sisi Jalan HARM Ayoeb, tertunda. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek, Ridwan mengatakan, khusus pengerjaan persimpangan Kilometer 5 hingga Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD), peningkatan jalan dan pembuatan drainase yang diproyeksi sekitar 600 meter, memang hampir tuntas. Hanya saja, lanjut dia, proses penyelesaian proyek yang dikerjakan mengunakan sistem multiyears senilai Rp 125 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), masih juga terhambat pembebasan lahan. “Untuk di kawasan itu (HARM Ayoeb, Red), progres penyelesaian tersisa sekitar 150x2,75 meter. Kendalanya, masyarakat keberatan sebagian lahannya digunakan peningkatan jalan, sebelum ada ganti rugi,” katanya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Rabu (4/12). Koordinasi terakhir, akunya, Pemkab Berau kesulitan melakukan pembebasan lahan di RT 15 Kelurahan Rinding. Sehingga, pengerjaan dialihkan ke lokasi lain, agar tidak menganggu progres pengerjaan proyek strategis nasional tahun 2019 di Bumi Batiwakkal. Akibat kendala itu, penyelesaian Jalan HARM Ayoeb ditambah masa pengerjaan atau adendum. “Pengerjaan kami tinggal dan akan diusahakan dituntas tahun depan,” jelasnya. “Kalau ada yang masih bisa dikerjakan, kami kerjakan tahun ini. Tapi, saya kembalikan ke warga, karena kami tidak mau terjadi bentrok di lapangan saat pengerjaan,” tambahnya. Ridwan dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk menanyakan kesiapan lahan. Sehingga, penegerjaan dapat dilanjutkan dan dituntaskan secepatnya. “Rencananya pertemuan dengan pemerintah kami agendakan minggu depan. Mudahan saja ada titik temu untuk penyelesaian jalan ini. Karena tidak enak dipandang,” tandasnya. Sementara, Kabid Administrasi dan Sengketa Pertanahan, Edi Baskoro belum bisa memberikan komentar terkait penyelesaian lahan Jalan HARM Ayoeb. “Saya baru bertugas di pertanahan, jadi belum bisa membuat pernyataan. Saya pelajari dulu masalah ini, karena belum ada pembahasan lanjutan selama saya menjabat,” imbuhnya.(*/jun/APP)
Penyelesaian Ditunda
Kamis 05-12-2019,11:34 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 22-09-2026,18:32 WIB
Sebelum Dimasukkan ke Tas Ransel, Bayi Dibenamkan ke Bak Mandi hingga Tak Bernyawa
Selasa 22-09-2026,15:30 WIB
Dendam Lama Berujung Maut, Pria di Muara Komam Tewas Ditusuk 62 Kali di Kamar Mandi
Selasa 22-09-2026,15:00 WIB
Antrean BBM di Kaltim Meluas, Kuota Pertalite Dipertanyakan
Selasa 22-09-2026,10:32 WIB
e-Commerce Mengubah Pola Belanja, Pasar Pagi Samarinda Perlu Bangun Daya Tarik Baru
Rabu 23-09-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 23 September 2026, BMKG Terbitkan Peringatan Dini!
Terkini
Rabu 23-09-2026,10:02 WIB
Perkembangan Sekolah Nusantara di Babulu, Pemkab PPU Rampungkan Legalitas Hibah ke Pusat
Rabu 23-09-2026,09:34 WIB
PT Kaltim Batalkan Putusan PN Samarinda, Yayasan Melati Minta Akses Fasilitas Pendidikan Dipulihkan
Rabu 23-09-2026,09:00 WIB
Beras SPHP Lebih Murah, Bawang Merah Banting Harga di Pasar Murah Kodim PPU
Rabu 23-09-2026,08:32 WIB
RAPBD Samarinda 2027 Dirancang Rp3,46 Triliun, Pemkot Waspadai Ketidakpastian Transfer
Rabu 23-09-2026,08:00 WIB