NOMORSATUKALTIM – Pemerintah Provinsi Kaltim terus berupaya menguatkan komitmen memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Misalnya, melalui program kepesertaan BPJS Kesehatan.
Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni melalui forum komunikasi dengan pemangku kepentingan utama dan rapat koordinasi Provinsi Kaltim menjelaskan, Pemprov akan mengevaluasi data kepesertaan BPJS Kesehatan di Kaltim. Tujuannya, mendata berapa jiwa dan kepala keluarga yang sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan. “Sebab, ketika data itu jelas, maka dapat diketahui berapa jumlah penduduk yang meninggal, lahir hingga pindah. Karena itu, ke depan kita harus duduk bersama untuk mengevaluasi, validasi dan verifikasi data tersebut,” ucap Sri Wahyuni, kemarin. Pemprov Kaltim siap menerima usulan berapa data kepesertaan BPJS Kesehatan. Namun, setiap kabupaten/kota wajib memberi surat keterangan atau bertanggung jawab mutlak bahwa yang diusulkan pernah mendaftar di daerah mana atau belum menerima jaminan kesehatan dari BPJS Kesehatan. Artinya, Pemprov Kaltim tidak hanya menerima begitu saja. Sebab, yang diusulkan warga kabupaten/kota se-Kaltim. Memang, ujar Sri Wahyuni, Pemprov Kaltim memberikan dananya, tapi perlu dicatat. “Harus ada tanggung jawab moral. Sehingga, yang menerima bantuan atau jaminan kesehatan betul-betul berhak mendapatkan manfaat,” tegasnya. Misalnya, saat ada yang meninggal. Maka, catatan akta kematian wajib didata masing-masing ketua RT. “Jika perlu ada aplikasi yang digunakan RT sehingga cepat memberi data jumlah warga mereka,” imbuh Sri. Bahkan, lanjutnya, kalau perlu tiap RT diberikan laptop sehingga bisa mendata warga. “Termasuk kalau memang diperlukan ada reward yang diberikan Pemprov kepada RT yang sukses melakukan pendataan warga. Khususnya untuk mendukung kepesertaan BPJS Kesehatan,” jelasnya. Selanjutnya, bagi tenaga kerja di perusahaan, setiap perusahaan wajib memberikan data karyawan mereka yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan maupun yang sudah keluar atau berhenti. Karena, harapan Pemprov Kaltim berapa jumlah karyawan atau tenaga kerja perusahaan, maka jumlah itu juga karyawan yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. “Jadi, ketika data itu sudah jelas. Selanjutnya, dapat dicocokan dengan BPJS Kesehatan. Bahkan, ketika ada perusahaan yang tidak mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Kesehatan wajib diberikan teguran,” jelasnya. Deputi Direksi Wilayah VIII BPJS Kesehatan M Ikbal Anas Ma'ruf menjelaskan, progress kepesertaan BPJS Kesehatan di Kaltim secara nasional di peringkat pertama dalam pendaftaran kepesertaan atau Universal Health Coverage. (*)Kaltim Evaluasi Kepesertaan BPJS Kesehatan
Selasa 24-10-2023,13:00 WIB
Editor : Rudi Agung
Kategori :
Terkait
Sabtu 19-09-2026,08:02 WIB
Berbahaya! Kualitas Udara Samarinda Sabtu Pagi Terpantau Memburuk
Sabtu 19-09-2026,06:06 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 19 September 2026, Cek di Sini!
Jumat 18-09-2026,11:00 WIB
Selain Pasok Makassar, Kilang Balikpapan Juga Topang Kebutuhan BBM Indonesia Timur
Jumat 18-09-2026,07:01 WIB
Ramai Kapal Alih Muat di Laut Kaltim, DPRD Ingin Daerah Ikut Dapat Pemasukan
Jumat 18-09-2026,05:59 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 18 September 2026, Cek di Sini!
Terpopuler
Jumat 18-09-2026,14:00 WIB
Utang Pemerintah Bertambah Rp506 Triliun hingga Agustus 2026
Jumat 18-09-2026,19:01 WIB
Berpengaruh Terhadap Produktivitas, Cinta Laura Bagikan Tips Kurangi Dampak Buruk Media Sosial
Jumat 18-09-2026,23:01 WIB
Harum Center dan Komunitas Anak Muda Samarinda Bagikan 20 Ribu Masker di Tengah Kabut Asap
Jumat 18-09-2026,13:00 WIB
Kabut Asap Bikin Masker Langka di Bontang, Oksigen Portable Ikut Jadi Buruan
Jumat 18-09-2026,11:00 WIB
Selain Pasok Makassar, Kilang Balikpapan Juga Topang Kebutuhan BBM Indonesia Timur
Terkini
Sabtu 19-09-2026,10:02 WIB
KNKT Ungkap Siaga Darurat Kapal Ro-Ro Masih Lemah: Hidran Saja Banyak Kendala
Sabtu 19-09-2026,09:32 WIB
DPRD Kukar Sepakati Sodetan Loa Janan Ulu Tak Difungsikan Sebelum Normalisasi Sungai
Sabtu 19-09-2026,09:00 WIB
RSUD RAPB PPU Tambah 6 Poliklinik, Dokter Spesialis Bisa Praktik Bersamaan
Sabtu 19-09-2026,08:30 WIB
Dampak Kabut Asap, Pemkot Bontang Terapkan WFH bagi ASN
Sabtu 19-09-2026,08:02 WIB