Veridiana Huraq Wang. (Michael/DiswayKaltim) Samarinda, DiswayKaltim.com - Ketua komisi II DPRD Kaltim Veridiana Huraq Wang menyebut Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim belum memiliki data mengenai jumlah aset daerah di Benua Etam. Tidak hanya jumlah. Tata kelola aset daerah pun tidak dimiliki. Salah satu contoh, rumah milik pemerintah. Ada penyetoran semacam uang sewa untuk di masukkan dalam kas daerah. Tapi tidak ada momenklaturnya. Langsung diserahkan ke bendahara. "Hal itu kan membuat pencatatannya kurang falid. Hari ini kita akan menggali, seperti apa pemerintah mengelola semua aset milik daerah," kata Veridiana kepada Disway Kaltim, Selasa (26/11/2019). PAD akan tinggi jika aset milik pemprov Kaltim dikelolah dengan baik. Alhasil, infrastruktur di Benua Etam dapat dibangun dengan baik. "Selama provinsi ini ada, pendataan aset dan standard tata kelola dari aset tersebut," cetusnya. Seandainya aset yang dimiliki dilakukan pendataan. Aset yang mangkrak dapat dilanjutkan dan fungsinya dapat berjalan dengan baik. Sehingga dapat digunakan untuk penambahan PAD Kaltim. Oleh karena itu, DPRD Kaltim meminta BPKAD Kaltim membuat standar tata kelola dan standar pendataan aset. Entah dalam bentuk Peraturan Gubernur (Pergub) atau Peraturan Daerah (Perda). Saat ini, per tahunnya, PAD yang masuk dari aset daerah sebesar Rp 2 Triliun per tahun. Dari jumlah PAD Kaltim yaitu Rp 6 Triliun per tahun. "Memang yang paling besar yaitu pajak kendaraan," pungkasnya. (adv/mic)
Komisi II Minta Aset Daerah Harus di Data Kembali
Kamis 28-11-2019,04:08 WIB
Reporter : bayong
Editor : bayong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 20-02-2026,14:39 WIB
Mengenal Hikmah Dibalik Disyariatkannya Bulan Puasa
Jumat 20-02-2026,15:37 WIB
Beraksi saat Magrib, Maling Gasak Alat Cup Sealer Pedagang Jus di Balikpapan
Jumat 20-02-2026,20:35 WIB
Anggaran Pengawasan Bapokting Hilang, Disperindag Kutim Tak Bisa Pantau Lonjakan Harga
Jumat 20-02-2026,18:58 WIB
Terkendala Pasokan, Harga Bahan Pokok di Mahulu Mulai Meningkat
Jumat 20-02-2026,14:08 WIB
Dianggap Ganggu Estetika Cagar Budaya, Pasar Barambang Berau Terpaksa Dihentikan Sementara
Terkini
Sabtu 21-02-2026,12:49 WIB
Pantai Tanpa Laut di Jempang, Pesona Unik Pulau Kelapa
Sabtu 21-02-2026,11:59 WIB
Indonesia Tidak Bayar USD1 Miliar untuk Gabung Dewan Perdamaian
Sabtu 21-02-2026,11:00 WIB
Harga Emas Hari Ini, 21 Februari 2026: Antam Rp3 Juta per Gram, UBS dan Galeri24 Meroket
Sabtu 21-02-2026,10:30 WIB
Jalan Utama 3 Kampung di Jempang Kubar Rusak, Warga Desak Perbaikan Permanen
Sabtu 21-02-2026,10:00 WIB