Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie meninjau progres pembangunan nasional di Kaltara, belum lama ini.(humas) TANJUNG SELOR, DISWAY - Pengerjaan jalan nasional sepanjang 551,66 kilometer (km) di Kaltara dikebut. Hingga 14 November, sesuai laporan Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) I Wilayah Kaltara, progresnya sudah di atas 70 persen. Tahun ini, ada 10 paket yang dikerjakan Satker PJN I Kaltara. Meliputi ruas jalan Sekatak Buji-Malinau dengan nilai kontrak Rp 169,2 miliar. Progress fisik pengerjaannya 90,17 persen. Selain itu, pemeliharaan jalan batas Bulungan-Tanjung Selor nilai kontrak Rp 192,5 miliar. Eealisasi fisiknya 74,52 persen. Kemudian pemeliharaan jalan Tanjung Selor-SP 3 Tanjung Palas-Sekatak Buji dengan nilai kontrak Rp 3,4 miliar, realisasi fisiknya sebesar 82 persen. Lalu pemeliharaan jalan Malinau-Mensalong-SP Tiga Apas dengan nilai kontrak Rp 64 miliar. Realisasi pengerjaan mencapai 96,32 persen. Juga ada pemeliharaan jalan SP 3 Apas-Simanggaris-Batas Negara (Serudong), SP Tiga Apas Pos Gabungan Batas Negara-Sei Ular dan penanganan longsoran di Lingkar Pulau Sebatik. Di anggaran pendapatan dan belanja nasional (APBN), dialokasikan dana Rp 487,9 miliar untuk jalan sepanjang 551,66 kilometer (Km). Spesifikasi pengerjaan mulai dari rehabilitasi hingga pembangunan jalan baru. Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie mengungkapkan, seluruh anggaran tersebut diperuntukkan untuk sejumlah pekerjaan di ruas jalan berstatus jalan nasional. Di antaranya, jalan dari batas Bulungan-Tanjung Selor-Tanjung Palas-Sekatak Buji-Malinau-Mansalong-SP 3 Apas-Simanggaris-Sei Ular dan Lingkar Pulau Sebatik. “Sesuai informasi Satker PJN I Wilayah Kaltara, per 14 November 2019, realisasi pengerjaan fisik seluruh penanganan jalan, termasuk jembatan di ruas jalan yang direncanakan, rata-rata sudah di atas 70 persen,” kata Irianto seperti dirilis Humas Pemprov Kaltara. Selain APBN, pembangunan infrastruktur jalan di Kaltara dialokasikan Pemprov Kaltara melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2019 senilai Rp 48,3 miliar. Kemudian ditambah dengan Rp 64,3 miliar dari APBD melalui dana alokasi khusus (DAK). Sehingga total anggaran yang dialokasikan senilai Rp 112,5 miliar. “Anggaran ini untuk 31 paket kegiatan yang tersebar di 4 kabupaten dan 1 kota di Kaltara. Dari 31 paket, realisasi fisiknya mencapai 63,22 persen,” kata Irinato didampingi Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara, Yusran. Rencananya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berkunjung ke Kaltara, salah satu yang akan ditinjau adalah lokasi pembangunan jalan yang masuk dalam agenda pembangunan infrastruktur prioritas dalam pemerintahnya. Di antaranya jalan nasional. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat secara bertahap terus membangun infrastruktur jalan di Pulau Kalimantan. Selain di APBN Rp 487,9 miliar untuk jalan nasional sepanjang 551,66 kilometer, juga ada anggaran pembangunan jalan perbatasan yang didanai melalui satker tersendiri. (*)
Kebut Pengerjaan Jalan 551 Km
Senin 18-11-2019,14:07 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,21:01 WIB
Bupati Kukar Sayangkan Fraksi PDIP Walk Out Saat Penyampaian KUA-PPAS 2027
Selasa 28-07-2026,20:30 WIB
APBD Samarinda Diproyeksi Stagnan, Andi Harun Siapkan Efisiensi Anggaran Berlanjut pada 2027
Selasa 28-07-2026,16:07 WIB
Jelang Masa Pensiun, 250 ASN Kukar Ikuti Sosialisasi Taspen dan Literasi Keuangan
Selasa 28-07-2026,18:30 WIB
Fraksi PDIP Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027, DPRD Kukar Pastikan Pembahasan Tetap Berlanjut
Selasa 28-07-2026,22:10 WIB
Pemkab Mahulu Resmi Buka Pusdiklat Paskibra 2026, Bupati Harap Semua Proses Berjalan Lancar
Terkini
Rabu 29-07-2026,14:21 WIB
2.740 Pencari Kerja Ramaikan Berau Job Fair 2026
Rabu 29-07-2026,13:47 WIB
Bangunan Lapak di Samping Jembatan Sungai Kandilo Dibongkar untuk Penertiban Aset Daerah
Rabu 29-07-2026,12:50 WIB
Belajar dari Selat Malaka, Oman Sampaikan Proposal ke Iran untuk Mengelola Bersama Selat Hormuz
Rabu 29-07-2026,12:00 WIB