Muhammad Najib. (net) Samarinda, DiswayKaltim.com - KPU Samarinda akan melakukan akreditasi terhadap pemantau pemilu. Tapi, KPU tidak menanggung gaji. Lembaga pemantau bersangkutan yang membayar. Hal itu ditegaskan Komisioner KPU Samarinda Muhammad Najib. Publik kerap salah persepsi. Rekrutmen pemantau disebut untuk mendukung pelaksanaan pemilu. Sehingga KPU pun harus membayar gaji. Padahal tidak. "Ada yang tanya gaji pemantau. Saya jelaskan, yang menggaji ya lembaga pemantau masing-masing. Bukan dari KPU. Kami hanya mengakreditasi mereka," tegas Najib. Najib menyebut jumlah pemantau tak dibatasi. Tapi anggaran lembaga pemantau tak boleh dibiayai oleh paslon. Jadi harus bebas intervensi. Pemantau sendiri tak boleh berhubungan dengan paslon. Untuk bisa menjalankan tugas harus mendapat akreditasi dari KPU. Dari akreditasi itu akan dilansir kartu identitas sebagai legalitas memantau tahapan pilwali. Syaratnya melampirkan profil lembaga, jumlah anggota, wilayah yang ingin dipantau, tahapan yang ingin dipantau, dan sumber anggaran baik pribadi maupun mandiri. Panitia dari KPU akan mengakreditasi. Kegiatan pemantauan mereka akan diawasi Dewan Etik. Terdiri dari dua tokoh masyarakat, dua akademisi, dan satu komisioner. "Ada kewajiban dan larangan untuk pemantau. Misalnya tak boleh masuk TPS dan wajib menunjukkan identitas," ulasnya. Najib menyebut, pemantau berbeda dengan Bawaslu. Sebab pemantau adalah lembaga independen nirlaba sedangkan bawaslu adalah lembaga penyelenggara seperti KPU. (hdd/boy)
Pendaftaran Pemantau Pemilu Dibuka, KPU Tidak Menggaji
Rabu 06-11-2019,19:10 WIB
Reporter : bayong
Editor : bayong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 02-03-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 2 Maret 2026, Cek di Sini!
Senin 02-03-2026,07:00 WIB
Persiba Balikpapan Vs PSIS Berakhir Tanpa Gol, Diwarnai Drama VAR dan Kartu Merah
Senin 02-03-2026,08:00 WIB
THR ASN Bontang Dipastikan Cair Lebih Awal, PPPK Paruh Waktu Tunggu Petunjuk
Senin 02-03-2026,15:19 WIB
Bubur Baqa Khas Samarinda Seberang jadi Primadona Berbuka Puasa di IKN
Senin 02-03-2026,11:00 WIB
Terdampak Perang, Ribuan Jamaah Umrah Indonesia Tertahan di Arab Saudi, Kemenhaj: Kami Terus Berkoordinasi
Terkini
Senin 02-03-2026,22:28 WIB
Kesadaran Masyarakat Mahulu untuk Mengurus Akta Kematian Meningkat
Senin 02-03-2026,22:01 WIB
Iran Mencekam, Rudal Israel Sasar Lapangan Tempat Demonstran Berkumpul
Senin 02-03-2026,21:31 WIB
Krisis Overkapasitas Lapas Kaltim: 12.600 Napi Berdesakan, Mayoritas Kasus Narkoba
Senin 02-03-2026,21:01 WIB
SMAN 1 Balikpapan Wakili Kalimantan di Turnamen Basket Nasional Rajawali Cup 2026
Senin 02-03-2026,20:37 WIB