Bagi sebagian orang, pandemi merupakan musibah. Tapi bagi Asma berbeda. Peluang usaha selalu ada. Jika jeli membacanya.
Tak melulu minyak saja. Asma dan rekannya menjajal minuman herbal. Ternyata laris. Peminatnya pun sampai di kalangan karyawan perusahaan.
"Baru-baru ini kita dapat pesanan 500 cup minuman herbal," ujarnya.
Kejeliannya itu pula yang membuat bisnisnya subur di masa-masa sulit ini. Cerdik dalam bisnis itu wajib hukumnya. Apalagi saat ada 'turbulensi'. Banyak pelaku usaha gulung tikar saat pagebluk. Gugur ramai-ramai saat ini lumrah. Tapi CV Marifah Herbal bisa tetap bertahan, pun dengan omzet yang meningkat.
Inilah indikator utama Asma dan teman-temannya memperoleh penghargaan dari gubernur : Siddhakarya.
"Kalau penghargaan itu baru dari Provinsi Kaltim sih. Karena kita tetap produktif di masa pandemi," pungkasnya.
CV Marifah Herbal Bontang sendiri pada 7 Desember lalu mendapat Anugerah Produktivitas Siddhakarya Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020. Dari kategori usaha kecil untuk kualifikasi Mulai Berbenah. Bersama dengan CV Triangel Jaya Utama Balikpapan dan Cerita Bahagia Food Balikpapan. (wal/ava)