Bankaltimtara

Atlet Dayung Paser Raih 3 Podium Ajang Festival Beras Basah Bontang

Atlet Dayung Paser Raih 3 Podium Ajang Festival Beras Basah Bontang

Tim Dayung Paser merayakan kemenangan bersama di ajang Festival Beras Basah Bontang.-(Foto/ Istimewa)-

PASER, NOMORSATUKALTIM - Atlet dayung Paser sukses membawa pulang 3 gelar podium dalam ajang Festival Beras Basah di Kota Bontang, pada 27-28 Juni 2026.

Dari empat atlet yang diturunkan, Paser berhasil membawa pulang 3 medali. 

Madinatul Munawwarah tampil gemilang dengan merebut juara pertama pada nomor Stand Up Paddle (SUP) Race Single Women. Sementara Muhammad Zulhijjah Rahman sukses meraih posisi runner-up pada nomor SUP Race Single Men.

Tak hanya itu, kekompakan Tim Paser juga membuahkan hasil pada nomor SUP Race Jumbo kategori empat orang. Tim yang diperkuat Muhammad Fathan Habiburrahman, Muhammad Zulhijjah Rahman, Abdul Rajab, dan Madinatul Munawwarah berhasil finis di posisi ketiga.

BACA JUGA: Persiapan Menuju Porprov Kaltim Atlet Dayung Paser Terkendala Perahu Latihan

Sekretaris Umum Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Paser, Muhammad Hafidz Sahid, yang turut mendampingi atlet bersama jajaran pelatih mengaku bangga atas capaian tersebut. 

Menurutnya, hasil yang diraih terasa sangat berarti mengingat keterbatasan yang dihadapi tim.

Ia mengungkapkan, sebenarnya PODSI Paser berkeinginan mengirim lebih banyak atlet. Namun, kondisi efisiensi anggaran membuat jumlah atlet yang diberangkatkan harus dibatasi.

"Kami sebenarnya ingin menurunkan lebih banyak atlet. Tetapi karena kondisi anggaran saat ini dan keberangkatan juga menggunakan dana mandiri, akhirnya hanya empat atlet yang bisa ikut," ujar Hafidz, Minggu 28 Juni 2028.

BACA JUGA: Olahraga Dayung Mulai Dilirik, KONI Balikpapan Bidik Pembinaan Atlet dan Gelar Agenda Tahunan

Hafidz menjelaskan bahwa nomor SUP Race masih tergolong baru bagi PODSI Paser. Pengalaman bertanding di nomor tersebut pun masih sangat minim.

Ia berkaca pada pelaksanaan Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) 2025 lalu, di mana atlet Paser belum mampu menunjukkan performa terbaik karena berbagai keterbatasan, termasuk minimnya peralatan.

"Kelas SUP ini memang masih baru bagi PODSI Paser. Bahkan saat BK Porprov lalu kami belum memiliki peralatan yang memadai, sehingga atlet belum bisa tampil maksimal dan tidak berhasil finis pada babak kualifikasi di Kukar," ungkapnya.

Karena itulah, keikutsertaan dalam Festival Beras Basah menjadi momentum penting bagi atlet dan pelatih untuk menambah pengalaman sekaligus mengukur kemampuan dibandingkan dengan atlet dari daerah lain.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: