Fasilitas Rampung, Pelabuhan Ferry Penajam Beroperasi Normal
Pelabuhan Ferry Penajam kembali beroperasi nomal usai kelarnya perbaikan fasilitas dermaga. -Awal/Disway Kaltim-
PPU, NOMORSATUKALTIM - Fasilitas Dermaga I Pelabuhan Penajam resmi dibuka dan kembali beroperasi secara normal sejak Sabtu 18 Juli 2026.
Pengoperasian kembali ini dilakukan menyusul rampungnya seluruh tahapan pekerjaan perbaikan infrastruktur di area pelabuhan tersebut.
General Manager PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Balikpapan, Muhammad Ramadhani Hadi Saputra, menyampaikan bahwa keputusan pembukaan kembali dermaga ini didasarkan pada Berita Acara Pengujian Bersama Nomor: 004/BA-INV-PLB1/ASDP-BPP/VII/2026, tertanggal 14 Juli 2026 mengenai Hasil Uji Beban dan Trial Operasional MB1 Penajam.
Terdapat dua poin krusial yang menjadi landasan dibukanya kembali layanan di Dermaga I.
BACA JUGA:Bupati PPU: Raperda RTH Jangan Cuma Jago di Atas Kertas, Tapi Dijalankan
Yakni kelulusan ujicoba infrastruktur, dimana pekerjaan rehabilitasi Movable Bridge (MB) Dermaga I Pelabuhan Penajam telah selesai 100 persen.
Fasilitas ini dinyatakan lulus uji beban serta uji operasional dengan hasil yang aman dan mumpuni.
Termasuk pembersihan area perairan. Dimana pekerjaan evakuasi atau salvage pengangkatan sisa tiang pancang Dolphin Protector yang sempat rusak di area perairan Dermaga I juga telah diselesaikan secara menyeluruh.
BACA JUGA:Dilema Sopir Truk di Pelabuhan Feri Penajam, Terjebak Antrean atau Boros BBM via Darat
"Hal ini merupakan wujud komitmen kami dalam menjaga keandalan infrastruktur dan memastikan kelancaran pelayanan penyeberangan bagi masyarakat," kata Hadi.
Meskipun dermaga sudah beroperasi normal, Ramadhani memberikan catatan penting terkait aspek keselamatan pelayaran.
Saat ini, Dermaga I Pelabuhan Penajam belum dilengkapi kembali dengan fasilitas Dolphin Protector yakni tiang pancang pelindung.
Merespons kondisi tersebut, pihak manajemen ASDP memberikan instruksi tegas kepada seluruh pihak operasional, khususnya para nakhoda kapal yang akan bersandar.
BACA JUGA:Kontribusi Belum Sebanding Kerusakan Infrastruktur, Bupati PPU Sentil Perusahaan Sawit
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
