Bankaltimtara

Hujan Debu "Serang" Balikpapan, Begini Tanggapan BPBD

Hujan Debu

Lapisan debu halus tampak menempel di jok sepeda motor milik warga Balikpapan.-istimewa-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Fenomena sebaran partikel debu yang terjadi di Balikpapan memunculkan perhatian terhadap potensi risiko kegagalan teknologi di kota yang menjadi salah satu pusat industri migas nasional.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan Usman Ali mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan pihak kelurahan menyusul laporan masyarakat terkait adanya partikel debu yang menempel di kendaraan, rumah, hingga fasilitas umum.

"Sudah kami koordinasikan dengan pihak kelurahan. Kalau ada masyarakat yang memerlukan penanganan kesehatan tentu akan difasilitasi," kata Usman, pada Rabu 24 Juni 2026.

Menurutnya, fenomena tersebut tidak berlangsung lama. 

BACA JUGA:2.233 Guru Diangkat Jadi PPPK, Kekurangan Pengajar di Balikpapan Belum Teratasi

Hujan yang turun setelahnya membantu membersihkan partikel yang sempat tersebar di berbagai permukaan sehingga kondisi saat ini telah berangsur normal.

BACA JUGA:Pembebasan Lahan Embung Aji Raden Masih Menyisakan Rp107 Miliar, DPRD Balikpapan Minta Diangsur

BPBD juga belum menerima laporan dampak serius akibat kejadian tersebut. Potensi gangguan yang mungkin dirasakan masyarakat, kata Usman, lebih mengarah pada iritasi akibat paparan partikel halus, terutama pada bagian mata.

"Karena waktunya tidak lama dan kemudian turun hujan, sekarang kondisinya sudah tidak ada lagi," ucap Usman.

Apabila kejadian serupa terjadi kembali, BPBD akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, pemerintah wilayah setempat, serta para pemangku kepentingan terkait untuk menelusuri sumber penyebabnya.

Usman menilai peristiwa tersebut menjadi pengalaman baru seiring berkembangnya aktivitas industri di Balikpapan. 

Bagi Usman, Kota Beriman memiliki potensi ancaman kegagalan teknologi karena keberadaan berbagai fasilitas industri.

BACA JUGA:“Hujan Debu” di Balikpapan: BMKG Tak Temukan Faktor Cuaca, Pertamina Akui Ada Partikel Terlepas dari Kilang

"Kalau bicara Balikpapan memang wilayah yang rawan terhadap kegagalan teknologi," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: