Bankaltimtara

Jamaah Haji PPU Tiba di Kampung Halaman, Borong Boneka Unta untuk Cucu

Jamaah Haji PPU Tiba di Kampung Halaman, Borong Boneka Unta untuk Cucu

Jamaah Haji asal Sepaku, Syahrudin saat tiba di Islamic Center PPU, pada Kamis (19/6/2026).-(Foto/ Istimewa)-

PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM – Tangis haru dan pelukan hangat keluarga mewarnai kedatangan jamaah haji asal Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) di Masjid Agung Al-Ikhlas atau Islamic Center, Kecamatan Penajam, pada Kamis, 19 Juni 2026.

Di tengah suasana penuh kebahagiaan itu, ada pemandangan yang menarik perhatian. Sejumlah jamaah membawa oleh-oleh khas dari Tanah Suci, termasuk boneka unta yang menjadi buah tangan favorit untuk keluarga di rumah.

Salah satunya adalah Syahrudin, jamaah asal Kecamatan Sepaku. Di antara barang bawaan yang dibawanya dari Arab Saudi, deretan boneka unta tampak paling mencolok.

Pria berusia 48 tahun itu mengaku sengaja membeli boneka-boneka tersebut sebagai hadiah untuk anak dan cucunya yang telah menunggu kepulangannya.

BACA JUGA: Dijemput 9 Unit Bus, 359 Jamaah Haji Paser Tiba di Kampung Halaman

BACA JUGA: Kedatangan 168 Jamaah Haji Kutai Timur Disambut Haru Ratusan Keluarga, Bupati: Semoga Mabrur

"Ini untuk anak cucu. Demi anak cucu kita, cuma ini aja yang bisa dibawa," kata Syahrudin sambil tersenyum.

Kepulangan dari ibadah haji menjadi momen yang sangat berkesan bagi Syahrudin. 

Ia mengaku sulit menggambarkan kebahagiaannya setelah kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan sehat.

Perjalanan ke Tanah Suci juga memiliki makna tersendiri baginya. Syahrudin berangkat menunaikan ibadah haji bukan melalui antrean atas namanya sendiri, melainkan menggantikan orang tuanya yang telah menunggu giliran selama belasan tahun.

BACA JUGA: Jamaah Haji Kaltim yang Wafat di Tanah Suci Total 6 Orang, 2 Kloter Sudah Kembali ke Tanah Air

BACA JUGA: Kloter Pertama Haji Tiba di Balikpapan, Jamaah Bawa Cerita dan 'Unta' Khas Tanah Suci

"Saya enggak nunggu (antrean baru), cuman gantikan orang tua kan. Ya, sudah 15 tahun menunggu," ungkapnya.

Selama berada di Arab Saudi, Syahrudin mengaku dapat mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan lancar. Selain menjalankan rukun dan wajib haji, ia juga memanfaatkan kesempatan untuk berziarah ke sejumlah tempat bersejarah, termasuk makam Nabi Muhammad SAW.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: