Bankaltimtara

Terminal Internasional Bandara APT Pranoto Samarinda Ditarget Beroperasi Agustus 2026

Terminal Internasional Bandara APT Pranoto Samarinda Ditarget Beroperasi Agustus 2026

Bandara APT Pranoto Samarinda menyiapkan terminal internasional.-Antara-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Pengembangan Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda terus bergerak seiring statusnya sebagai bandara internasional telah ditetapkan pemerintah pusat.

Saat ini, pengelola bandara memprioritaskan pembangunan terminal kedatangan internasional yang ditarget mulai difungsikan pada akhir Agustus 2026.

Pembangunan fasilitas tersebut menjadi bagian dari penyesuaian layanan penerbangan internasional di Bandara APT Pranoto.

Sejumlah fasilitas pendukung untuk penumpang internasional mulai dipersiapkan, termasuk layanan customs, immigration, and quarantine (CIQ) yang nantinya akan menjadi syarat utama operasional penerbangan luar negeri.

BACA JUGA: Bandara APT Pranoto Ajukan Penambahan 18 Hektare Lahan ke Pemkot Samarinda

“Sampai dengan saat ini masih berproses. Mudah-mudahan di akhir Agustus sudah bisa berfungsi,” kata Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I APT Pranoto Samarinda, I Kadek Yuli Sastrawan, Kamis, 21 Mei 2026.

Ia menjelaskan, pengembangan terminal internasional tersebut merupakan tindak lanjut dari penetapan Bandara APT Pranoto sebagai salah satu bandara internasional di Indonesia.

Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 Tahun 2025 yang menetapkan 36 bandara umum sebagai bandara internasional.

Dalam keputusan tersebut, Bandara APT Pranoto Samarinda masuk dalam daftar pintu gerbang udara internasional bersama sejumlah bandara besar lain di Indonesia.

BACA JUGA: Otoritas Bandara Wilayah VII Balikpapan Siapkan 31 Rute Perintis 2026, Tekan Ketergantungan Subsidi

Status itu membuat pengelola bandara harus menyesuaikan berbagai fasilitas layanan penerbangan, terutama untuk mendukung kedatangan penumpang dari luar negeri.

Kadek menyebutkan, fasilitas tambahan yang sedang dipersiapkan di terminal internasional meliputi area karantina, layanan imigrasi, serta pemeriksaan kepabeanan bagi penumpang internasional.

Seluruh fasilitas tersebut ditarget dapat mendukung operasional penerbangan internasional secara bertahap.

Sementara itu, rencana pengembangan landasan pacu atau runway Bandara APT Pranoto masih berada dalam tahap kajian.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: