Kadisnakertrans Paser Tanggapi Kebutuhan Asrama di BLK: Sudah Diusulkan ke Bupati
Kadisnakertrans Paser, Rizky Noviar.-Sahrul/Disway Kaltim-
PASER, NOMORSATUKALTIM - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Paser alami kendala setiap kali lakukan pelatiha kerja. Salah satunya tidak adanya tempat penginapan bagi peserta.
Kondisi itu disampaikan Kepala Disnakertrans Paser, Rizky Noviar.
Ia menanggapi soal kebutuhan asrama Balai Latihan Kerja (BLK) untuk menampung para peserta pelatihan kerja.
Memang hal itu menjadi kendala saat menggelar pelatihan kerja, terutama bagi peserta yang berasal dari luar kecamatan Tanah Grogot.
BACA JUGA:Langkah Baru Distransnaker Kutim, Perselisihan Kerja Bisa Dilaporkan Secara Digital
“Kami telah mengusulkan pembangunan asrama kepada Bupati Paser agar prinsip keadilan program Paser TUNTAS dapat dirasakan merata oleh warga di seluruh kecamatan,” kata Rizky Noviar, Senin 11 Mei 2026.
Kebutuhan asrama bagi peserta pelatihan menjadi hal krusial, apalagi hampir setiap tahunnya BLK menggelar pelatihan kerja yang diikuti peserta dari berbagai kecamatan.
Seperti yang baru saja dilaksanakan pada awal Mei 2026, program pelatihan kerja tahap pertama diikuti sebanyak 48 peserta terpilih, dari total 120 pendaftar yang lolos seleksi tertulis dan wawancara.
Mereka mengikuti pelatihan selama lebih dari 250 jam yang terbagi dalam tiga kejuruan utama yaitu Operator Komputer Muda, Servis Sepeda Motor Sistem Injeksi, dan Pemasangan Instalasi Listrik Bangunan Sederhana.
BACA JUGA:Polres Kutim Matangkan Dapur SPPG, Targetkan 3.000 Porsi Makanan per Hari
Pelatihan ini digelar sebagai upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran, yang saat ini mencapai 6.500 warga Kabupaten Paser belum memiliki pekerjaan.
BACA JUGA:40 Katering Dilibatkan untuk Kebutuhan Konsumsi Porprov Kaltim 2026
Diberitakan sebelumnya, UPTD BLK Paser berharap pemerintah daerah dapat menyiapkan fasilitas untuk memunjang kebutuhan peserta, seperti asrama atau mess.
Decy mengaku, pihaknya telah menyampaikan usulan beberapa kali saat rapat anggaran, namun belum mendapat kepastian. "Semoga bisa dibangunkan asrama ke depannya," kata Kepala UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Paser, Decy Mutia Suhartin, 3 Desember 2025 lalu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
