Proyek Rp20 Miliar Terbengkalai, Pemkab Kukar Mulai Evaluasi Taman Miniatur
Taman Miniatur di Tenggarong yang kini terbengkalai, padahal telah menelan anggaran lebih dari Rp20 miliar.-(Disway Kaltim/ Rahmat)-
KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mulai mengevaluasi keberlanjutan pembangunan Taman Miniatur di Tenggarong yang telah diinisiasi sejak 2015.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Wiyono mengatakan bahwa evaluasi dilakukan bersama jajaran pemerintah daerah, termasuk DPRD, guna menentukan langkah konkret ke depan.
“Ini bukan soal siapa yang salah atau benar. Yang penting bagaimana ke depan apa yang sudah dibangun dan anggaran yang sudah dikeluarkan itu bisa difungsikan,” ucapnya, Senin 13 April 2026.
Menurutnya, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar kerja bakti bersama sejumlah perangkat daerah untuk membersihkan kawasan tersebut.
BACA JUGA: Terbengkalai Belasan Tahun, 2 Perumahan KORPRI di Kutim Nyaris Ditelan Semak Belukar
BACA JUGA: 5.294 Hektare Tambak di PPU Terbengkalai, Pemerintah Siapkan Peta Revitalisasi
Selain itu, rapat koordinasi juga akan dilakukan dengan pihak kecamatan dan kelurahan guna membahas pengelolaan kawasan.
Ia menegaskan, keterlibatan berbagai pihak, termasuk RT, Sangat penting agar pengelolaan Taman Miniatur memiliki kejelasan dan keberlanjutan.
Salah satu opsi pemanfaatan yang dipertimbangkan adalah menjadikan lokasi tersebut sebagai sarana edukasi bagi pelajar.
Namun demikian, Ia mengakui masih terdapat kendala mendasar yang harus segera ditangani, yakni belum tersedianya fasilitas listrik dan air bersih di lokasi.
BACA JUGA: Proyek Rp 2,7 Miliar DLH Kutai Barat Terbengkalai, Bangunan Mangkrak, Pekerja Tidak Ada
BACA JUGA: Gedung Kristen Center Kubar Terbengkalai, Warga Berharap Pemerintah Turun Tangan
“Kebutuhan dasar itu listrik dan air. Kalau itu belum ada, tentu sulit untuk operasional, termasuk penerangan dan pemeliharaan,” tuturnya.
Ia juga menyarankan pembangunan rumah penjaga, agar kawasan tetap terawasi dan tidak kembali terbengkalai setelah dibenahi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
