Lapangan Padel Bertambah, Minat Naik Tapi Akses Masih Terbatas di Balikpapan
Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma-Salsa/ Nomorsatukaltim-
BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Perkembangan olahraga padel di Balikpapan mulai menunjukkan tren peningkatan. Namun di tengah bertambahnya fasilitas, akses masyarakat terhadap olahraga ini masih belum merata.
Data dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) mencatat, jumlah lapangan padel di Balikpapan masih terbatas, dengan sebaran yang belum merata di seluruh wilayah kota.
Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma menyebut, saat ini terdapat sekitar 6 lapangan padel yang telah beroperasi. "Kurang lebih ada enam lapangan yang sudah tersedia," ungkap Ratih, pada Sabtu, 4 April 2026.
Sebagian besar fasilitas tersebut berada di kawasan tertentu, sementara wilayah lain masih minim. Di Balikpapan Barat, keberadaan lapangan padel masih tergolong baru.
BACA JUGA: Usulan Rp4 Triliun vs Anggaran Rp600 Miliar, Pemkot Balikpapan Dipaksa Pangkas Program RKPD 2027
BACA JUGA: Tak di Kantor, Tapi Tetap Terpantau: Cara Pemkot Balikpapan Mengontrol ASN Saat FWA
Ratih menilai olahraga ini memiliki potensi berkembang sebagai alternatif aktivitas fisik masyarakat perkotaan. "Olahraga ini bisa menjadi pilihan, apalagi jika dilakukan secara rutin," ujarnya.
Di sisi lain, komunitas padel mulai terbentuk dan mendorong aktivitas seperti turnamen dan latihan bersama. Aktivitas ini ikut memperluas pengenalan olahraga tersebut ke masyarakat.
Salah satu peserta turnamen, Adel, mengaku tertarik mencoba di lapangan baru ini lantaran tren yang mulai berkembang.
"Ini pertama kali saya main di sini. Lapangannya nyaman, tidak licin, dan cukup enak untuk bermain," sebutnya.
BACA JUGA: Dari Coba-Coba jadi Gaya Hidup, Adelina Buktikan Padel Bukan Olahraga Fomo
Menurut Adel, fasilitas yang tersedia juga menjadi nilai tambah. "Selain lapangan, fasilitas pendukungnya lengkap. Jadi bukan hanya olahraga, tapi juga bisa sekalian menikmati fasilitas lain," tuturnya.
Ia menyebut, olahraga padel memiliki karakter permainan yang ringan namun tetap menantang, sehingga bisa dimainkan tanpa harus terlalu terbebani target.
"Mainnya lebih santai, yang penting bisa kerja sama tim dan menikmati permainan," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
