Penjelasan PDAM Bontang Soal Tagihan Pelanggan yang Membengkak
Direktur PDAM Tirta Taman Suramin-Michael Fredy Yacob-
BONTANG, NOMORSATUKALTIIM - Sosial media diramaikan dengan protes warga terkait harga air. Banyak warga Kota Taman yang mengaku membayar air sangat tinggi.
Bahkan, ada yang mencapai Rp 400 ribu.
Sejumlah warga mengaku terkejut dengan kenaikan tagihan yang dinilai tidak wajar.
Ada juga yang menyebut tagihan melonjak hampir dua kali lipat dari pembayaran air di tagihan bulan sebelumnya.
BACA JUGA: Tarif PDAM di Bontang Naik Per April 2026, Segini Besarannya
“Ada yang sama kah. Pembayaran air PDAM Maret ini melonjak. Dari Rp 400 ribuan jadi Rp 800 ribuan. Tolong pemerintah tinjau ulang,” tulis salah satu warga di grup Facebook Bursa Barang Bontang (BBB), Kamis 2 April 2026.
Keluhan serupa datang dari pengguna lain. Mereka menyebut kenaikan terjadi secara signifikan dalam satu periode pembayaran.
“Iya, sama. Naiknya hampir dua kali lipat,” tulis wargaNet lainnya.
Bahkan, terdapat laporan tagihan meningkat dari Rp 244 ribu menjadi Rp 559 ribu. Lonjakan tersebut memicu tanda tanya di tengah masyarakat.
BACA JUGA: Pelanggan Air Bersih Melonjak, PDAM di Karangan Perlu Tambahan Kapasitas
Di tengah kebijakan tarif baru, persoalan kualitas air juga menjadi sorotan.
Sejumlah warga mengaku air yang diterima tidak jernih. Bahkan meninggalkan endapan setelah ditampung.
Abdul, warga Kampung Jawa, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, salah satunya.
Menurutnya, kenaikan tagihan PDAM ini tidak sebanding dengan pemakaian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
