Bankaltimtara

355 Calon Jamaah Haji Kloter Pertama asal Paser Divaksin Jelang Keberangkatan

355 Calon Jamaah Haji Kloter Pertama asal Paser Divaksin Jelang Keberangkatan

Vaksinasi calon jamaah haji Paser, Rabu (1/4/2026).-Sahrul/Nomorsatukaltim-

PASER, NOMORSATUKALTIM - Sebanyak 355 calon jamaah haji asal Kabupaten Paser diberikan vaksinasi meningitis dan poliomelitis di Kantor Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Rabu 1 April 2026.

Kepala Kantor PHU Paser, Abdurrahman mengatakan, vaksinasi berlangsung 2 hari hingga 2 April yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes).

Vaksinasi ini diberikan untuk persiapan keberangkatan calon jamaah haji kloter pertama dari Paser yang terjadwal pada 29 April mendatang.

"Calon haji kloter pertama masuk embarkasi Balikpapan pada 29 April. Mengenai waktu atau teknis keberangkatannya akan dibahas dalam rapat pemerintah daerah pada 13 April nanti," kata Abdurrahman, Rabu 1 April 2026.

BACA JUGA: Pelunasan Biaya Perjalanan Haji 2026 di Paser Capai 75 Persen, Besok Batas Waktu Terakhir

BACA JUGA: Kuota Haji Paser Tahun Depan Bertambah Jadi 604 Jamaah

Dengan pemberian vaksinasi bagi calon haji merupakan persiapan penting demi menjaga kesehatan jamaah untuk melindungi dari risiko penyakit menular.

Selain dari upaya pencegahan penularan penyakit, hal penting lainnya yang perlu dijaga oleh jamaah adalah kesiapan fisik demi kelancaran dalam menjalani ibadah haji.

"Vaksinasi ini diwajibkan untuk calon haji sebelum keberangkatan. Karena kesehatan adalah hal penting demi kelancaran ibadah haji," ujarnya.

Total jumlah calon jamaah haji asal Paser seluruhnya sebanyak 547 orang yang terbagi 3 kloter, yakni gelombang pertama 355 orang, gelombang kedua 34 orang, dan gelombang ketiga 157 orang.

BACA JUGA: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung, Pemerintah Pastikan Keamanan dan Transparansi Jadi Prioritas

BACA JUGA: 112 Calon Jamaah Haji Asal Bontang Dijadwalkan Berangkat Mei 2026

"Kuota haji di Paser sebanyak 604 orang. Sementara yang melunasi terdapat 547 orang. Nah itu terbagi menjadi 3 kloter atau 3 kali berangkat," tuturnya.

Mengenai isu konflik di Timur Tengah yang tengah memanas, hal itu dipastikan tidak mempengaruhi keberangkatan calon jamaah haji.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: