Bankaltimtara

LKPJ 2025: Pemkab Kutai Barat Klaim Tren Positif di Berbagai Sektor

LKPJ 2025: Pemkab Kutai Barat Klaim Tren Positif di Berbagai Sektor

Wakil Bupati Kutai Barat, Nanang Andriani menyerahkan dokumen LKPJ Tahun Anggaran 2025 kepada pimpinan DPRD dalam rapat paripurna, Selasa (31/3/2026).-(Disway Kaltim/ Eventius)-

KUBAR, NOMORSATUKALTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Pemkab Kubar) mengklaim tren kinerja positif di berbagai sektor pada 2025. 

Hal ini disampaikan dalam rapat paripurna DPRD, pada Selasa, 31 Maret 2026, yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah sekaligus pengesahan Panitia Khusus (Pansus).

Rapat di ruang sidang utama Gedung DPRD Kubar dipimpin unsur pimpinan dewan dan dihadiri Wakil Bupati Kutai Barat, Nanang Andriani, Ketua DPRD Ridwai, unsur Forkopimda, perwakilan instansi vertikal, serta 15 anggota DPRD.

Wakil Bupati Nanang Andriani memaparkan capaian kinerja pemerintah daerah sepanjang 2025 yang sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

BACA JUGA: Kutai Barat Catat 188.163 Jiwa pada Semester I 2025, Pertumbuhan Penduduk Naik 0,85 Persen

BACA JUGA: Bupati Kutai Barat Minta OPD Tidak Jalan Sendiri-sendiri Jalankan Program Daerah

“Penyampaian LKPJ ini merupakan bentuk akuntabilitas pemerintah daerah dalam melaksanakan urusan pemerintahan, sekaligus sebagai bahan evaluasi bersama antara eksekutif dan legislatif,” ujar Nanang.

Pemerintah daerah memprioritaskan enam urusan wajib pelayanan dasar sebagai indikator utama kinerja. Capaian sektor pendidikan tercatat 83,06 persen, sementara sektor kesehatan di angka 76,32 persen.

Bidang pekerjaan umum dan penataan ruang berhasil mencapai target maksimal 100 persen. Sektor perumahan rakyat dan kawasan permukiman mencatat 89,90 persen. 

Sedangkan urusan ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat masing-masing di angka 78,51 persen dan 85,13 persen. Urusan sosial mencatat capaian 97,5 persen.

BACA JUGA: TPP Guru Tak Dipangkas, Pemkab Kutai Barat Pertimbangkan Jaga Stabilitas Anggaran

BACA JUGA: Faktor Geografis, Penyebab Dokter Spesialis Tak Berminat Tugas di Kutai Barat

Selain itu, 15 urusan wajib nonpelayanan dasar menunjukkan tren positif, bahkan beberapa melampaui target. 

“Bidang pangan misalnya, mampu melampaui target dengan capaian 108 persen. Ini menunjukkan bahwa sektor ketahanan pangan kita berjalan cukup baik,” kata Nanang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: