Bankaltimtara

Andi Harun Akui Ekonomi Samarinda Melambat

Andi Harun Akui Ekonomi Samarinda Melambat

ILUSTRASI - Pasar Segiri merupakan salah satu pusat ekonomi Kota Samarinda.-(Disway Kaltim/ Ari)-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mencatat capaian pendapatan daerah yang tinggi sepanjang tahun anggaran 2025. Namun di saat bersamaan, Kota Samarinda juga menghadapi perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2025 di hadapan DPRD Kota Samarinda, pada Senin malam, 30 Maret 2026.

Andi Harun memaparkan berbagai indikator kinerja fiskal dan sosial yang menunjukkan capaian sekaligus tantangan.

Dalam laporan tersebut, pendapatan daerah tercatat mencapai Rp5,02 triliun atau 91,01 persen dari target Rp5,51 triliun. Capaian ini menunjukkan kinerja fiskal tetap terjaga meski belum sepenuhnya memenuhi target yang telah ditetapkan.

BACA JUGA: Pertumbuhan Ekonomi Kutim Melambat, Bupati Sebut Akibat Pengurangan Produksi Batu Bara

BACA JUGA: MBG Dinilai Belum Berdampak Signifikan terhadap Pertumbuh Ekonomi Nasional

Pendapatan asli daerah terealisasi sebesar Rp1,138 triliun atau 94,62 persen, pendapatan transfer mencapai Rp3,867 triliun atau 89,97 persen, serta komponen lain-lain pendapatan daerah berhasil terealisasi secara penuh hingga 100 persen.

Di sisi belanja, realisasi anggaran masih belum maksimal dengan serapan sebesar 90,10 persen dari total alokasi Rp5,8 triliun, dengan rincian belanja operasi terserap 92,47 persen dan belanja modal mencapai 87,54 persen.

Belanja tak terduga menjadi sorotan karena hanya terserap 37,22 persen, yang mencerminkan ruang respons pemerintah terhadap kebutuhan mendesak masih belum optimal dalam pelaksanaannya sepanjang tahun anggaran berjalan.

Pembiayaan daerah yang bersumber dari sisa anggaran tahun sebelumnya hampir terserap sepenuhnya, yakni sebesar Rp284,299 miliar dari target Rp284,347 miliar, yang menunjukkan pengelolaan pembiayaan berjalan cukup efektif.

BACA JUGA: Rekomendasi Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Khawatir Ganggu Pencairan Gaji Pegawai

BACA JUGA: April 2026, Samarinda Resmi Terapkan Parkir Berlangganan

“Kami menyadari masih banyak kelemahan, dan kami berkomitmen untuk terus memperbaiki kinerja ke depan,” tegas Andi Harun.

Selain aspek fiskal, sejumlah indikator sosial juga menunjukkan perkembangan positif, di antaranya jumlah penduduk yang meningkat menjadi 893.385 jiwa atau tumbuh sebesar 0,84 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: