Bankaltimtara

Neneng Camelia Santi Resmi Dipilih sebagai Sekda Kota Samarinda

Neneng Camelia Santi Resmi Dipilih sebagai Sekda Kota Samarinda

Neneng Camelia Santi ditunjuk sebagai Sekda Kota Samarinda.-Rahmat/Nomorsatukaltim-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Pemerintah Kota Samarinda memastikan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif akhirnya terisi setelah melalui proses panjang berbasis sistem merit.

Neneng Camelia Santi, sebagai pejabat yang dinilai paling layak melanjutkan estafet kepemimpinan birokrasi daerah.

Kepastian ini disampaikan setelah seluruh tahapan seleksi, mulai dari uji kompetensi hingga wawancara mendalam, rampung dilaksanakan, serta telah mengantongi persetujuan resmi dari Gubernur Kalimantan Timur.

Proses pelantikan tinggal menunggu waktu pelaksanaan dalam waktu dekat. “Pengangkatan dan pelantikan Sekda telah ditandatangani oleh Gubernur Kalimantan Timur dan suratnya sudah kami terima,” ujar Wali Kota Samarinda, Andi Harun, Rabu, 1 April 2026.

BACA JUGA: Nama Sekda Baru Diumumkan Awal April 2026, Wali Kota Samarinda: Seleksi Terapkan Manajemen Talenta

BACA JUGA: Rekomendasi Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Khawatir Ganggu Pencairan Gaji Pegawai

Ia menjelaskan, keputusan tersebut diambil setelah melalui mekanisme yang ketat dan objektif, termasuk persetujuan dari Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, yang menjadi bagian penting dalam memastikan legitimasi pengangkatan pejabat strategis di lingkungan pemerintah daerah.

“Suratnya telah ditandatangani, kalau tidak ada halangan insya Allah besok sore akan segera dilakukan pelantikan,” lanjutnya.

Neneng Camelia Santi sendiri sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Kota Samarinda. Dia dinilai memiliki rekam jejak kinerja yang kuat serta kemampuan manajerial yang memadai untuk mengemban tugas sebagai Sekda definitif.

“Beliau dipilih melalui mekanisme manajemen talenta yang mempertimbangkan kinerja, kompetensi, dan integritas, sehingga diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam tata kelola pemerintahan,” jelas Andi Harun.

BACA JUGA: Jamin Status PPPK Aman, Andi Harun Siap Korbankan Janji-Janji Kampanyenya

BACA JUGA: 19 Nakes RSUD IA Moeis Kena Sanksi, Wali Kota Ingatkan Keadaan Darurat Didahulukan

Penerapan sistem merit atau manajemen talenta, menurutnya, menjadi langkah strategis dalam memastikan proses promosi jabatan berlangsung transparan, objektif, dan bebas dari intervensi, sehingga kualitas birokrasi dapat terus meningkat secara berkelanjutan.

“Dengan sistem ini, kita ingin memastikan bahwa setiap jabatan diisi oleh orang yang benar-benar memiliki kapasitas, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa semakin maksimal,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: