Jalan Tering–Ujoh Bilang Belum Tuntas, DPRD Kaltim Soroti Keterbatasan Anggaran
Wagub Seno Jai saat meninjau proyek perbaikan jalan Tering,Kubar-Ujoh Bilang, Mahulu beberapa waktu lalu.-Iswanto/ Nomorsatukaltim-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM- Pembangunan ruas jalan Tering, Kubar menuju Ujoh Bilang, Mahulu di Kabupaten Mahakam Ulu masih menyisakan pekerjaan cukup panjang.
Keterbatasan anggaran disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi percepatan penyelesaian proyek tersebut.
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Immanuel mengungkapkan, dari total panjang jalan sekitar 135 kilometer, masih terdapat puluhan kilometer ruas yang belum ditingkatkan.
"Masih ada kekurangan sekitar 33 kilometer yang belum ditingkatkan. Untuk provinsi kurang lebih 13 kilometer, sedangkan sekitar 20 kilometer itu ditangani APBN,"ujar Ekti, Rabu, 25 Maret 2026.
BACA JUGA: Wabup Mahulu Harap Pengerjaan Jalan Tering-Long Bagun Segera Tuntas
Ia mengatakan, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman seperti Mahakam Ulu membutuhkan dukungan anggaran besar dan berkelanjutan.
Ekti menuturkan, dirinya baru saja mendampingi Wakil Gubernur Kaltim dalam rangkaian Safari Ramadan di Kutai Barat dan Mahakam Ulu, sekaligus melakukan pemantauan langsung kondisi jalan di lapangan.
"Kalau kemarin itu saya mendampingi Pak Wakil Gubernur dan rombongan safari Ramadan di Kutai Barat, tepatnya di Melak. Setelah itu lanjut ke Mahakam Ulu sekaligus monitoring jalan," katanya.
Menurut dia, meskipun sebagian ruas jalan telah dikerjakan, masih terdapat sejumlah segmen dengan kondisi yang membutuhkan peningkatan serius.
BACA JUGA: Perbaikan Jalan Simpang Blusuh–Batas Kalteng Jadi Proyek Terbesar BBPJN di Kutai Barat
Ia menyebut, pada tahun anggaran berjalan, Pemprov Kaltim juga telah mengalokasikan dana untuk mendukung percepatan pembangunan.
"Di tahun ini ada penganggaran juga dari provinsi, kurang lebih 4 segmen, sekitar Rp90 miliar," ungkapnya.
Selain itu, pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga telah mulai mengerjakan bagian jalan yang menjadi kewenangannya.
"APBN juga sudah kerja di sana. Diperkirakan 2027 ini rampung untuk 135 kilometer itu," ujar Ekti.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
