Jembatan Busui Mulai Dibangun Lagi, Pemerintah Anggarkan Rp17,8 Miliar
Jembatan Busui di Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser yang sebelumnya ambruk pada Januari 2025, mulai dibangun lagi. -BBPJN Kaltim-
PASER, NOMORSATUKALTIM - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur sudah memulai proyek penggantian Jembatan Busui di Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser yang sebelumnya ambruk pada Januari 2025 lalu.
Proyek strategis pada jembatan di jalan nasional lintas provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan ini dikerjakan dengan nilai kontrak sebesar Rp17.807.138.000 melalui metode pengadaan E-Katalog.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Ruas Kuaro–Batu Aji, Muhammad Idris Djafar mengatakan proyek tersebut dijadwalkan berlangsung selama 300 hari kerja, mulai 18 Februari hingga 14 Desember 2026.
Jembatan baru yang akan dibangun memiliki bentang sepanjang 42 meter dengan lebar 10,80 meter.
BACA JUGA: Bupati Paser Minta BBPJN Segera Tangani Kerusakan Jembatan Busui
"Struktur utamanya dirancang menggunakan pondasi Bore Pile dan Pile Cap beton, sementara bagian atas jembatan akan menggunakan konstruksi Girder PCI," kata Idris, Sabtu 7 Maret 2026.
Idris menegaskan pihak BBPJN memprioritaskan kenyamanan masyarakat, khususnya selama masa arus mudik Lebaran 2026.
Karena itu, pekerjaan struktur utama di lapangan akan dimulai setelah Hari Raya Idulfitri.
“Pekerjaan struktur akan kami laksanakan setelah lebaran demi menjaga arus mudik lebaran 2026 tetap aman dan lancar di wilayah jembatan,” ujarnya.
BACA JUGA: Ganti Rugi untuk Jembatan Sei Busui Belum Jelas, Jembatan Bailey Dipertahankan hingga Tahun Depan
Meski pekerjaan fisik utama belum dimulai, tim proyek saat ini telah melakukan sejumlah persiapan teknis di lapangan.
"sejumlah persiapan berupa pengujian tanah (bore log) pada titik abutmen, pemesanan material girder PCI dari IKN, serta pemasangan CCTV dan rambu-rambu pengarah untuk menjamin keselamatan pengguna jalan di sekitar lokasi proyek," sebutnya.
Diketahui, Jembatan Busui sebelumnya ambruk pada pertengahan Januari 2025 akibat insiden laka tunggal truk pengangkut semen yang menghantam badan jembatan.
Untuk akses kendaraan sementara masih mengandalkan jembatan alternatif berupa jembatan Bailey yang dibangun di samping lokasi jembatan lama.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
