Hasil Uji Laboratorium Aman, Depot Air Minum di Kutim Bebas E.coli
Air minum isi ulang di Kutai Timur dinyatakan bebas bakteri.-Sakiya Yusri/Nomorsatukaltim-
KUTIM, NOMORSATUKALTIM – Di tengah meningkatnya konsumsi air minum isi ulang oleh masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur memastikan kualitas air dari depot-depot yang beroperasi masih memenuhi standar kesehatan.
Hasil pengujian laboratorium terbaru menunjukkan tidak ditemukan bakteri berbahaya, termasuk Escherichia coli (E.coli), dalam sampel yang diperiksa.
Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, Yuwana Sri Kurniawati mengatakan, pengawasan terhadap depot air minum dilakukan secara rutin dan terjadwal.
Pemeriksaan tersebut menjadi langkah preventif untuk menjamin keamanan konsumsi masyarakat.
BACA JUGA: Jembatan Sei Nibung Kutim Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh ke Berau Dipangkas 4 Jam
BACA JUGA: Tak Lagi Terkendala Status HPL, Pembangunan RSUD Tipe D Kutim Ditarget Mulai Berjalan Tahun 2027
“Setiap depot wajib melakukan pemeriksaan kualitas air minimal enam bulan sekali. Itu sudah menjadi ketentuan yang harus dipatuhi,” ujar Yuwana, Kamis 26 Februari 2026.
Menurutnya, uji laboratorium difokuskan pada parameter mikrobiologi, khususnya keberadaan bakteri E.coli yang menjadi indikator utama kelayakan air minum.
Apabila bakteri tersebut ditemukan, air dinyatakan tidak layak konsumsi. “Standar utamanya adalah tidak boleh ada kandungan bakteri, terutama E.coli. Air hasil produksi harus benar-benar higienis sebelum sampai ke konsumen,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan baik secara berkala maupun melalui pengambilan sampel acak di lapangan.
BACA JUGA: Dinkes Kutim Siapkan Pengawasan Ketat Obat dan Makanan Selama Ramadan dan Jelang Idulfitri
BACA JUGA: Puskesmas Teluk Lingga Resmi Beroperasi, Kini Tampil Modern dengan Layanan Berbasis Klaster
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh depot mematuhi prosedur sanitasi dan pengolahan air sesuai aturan.
Dari hasil sampling yang telah dilakukan sepanjang periode pemeriksaan terakhir, belum ada depot air minum di Kutai Timur yang terindikasi melanggar standar kesehatan. Seluruh sampel dinyatakan aman berdasarkan hasil laboratorium.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
