Petugas Kebersihan Sekolah di Samarinda Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi, Diduga sudah 3 Hari
Petugas kepolisian mengevakuasi korban ke RSUD AW Sjahranie Samarinda untuk autopsi.-Rahmat/Nomorsatukaltim-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM — Perempuan berinisial E, yang bekerja sebagai petugas kebersihan di SD Negeri 008 Samarinda, ditemukan meninggal dunia di kamar mandi rumahnya, Senin, 9 Februari 2026, siang.
Saat ditemukan, korban berada di kamar mandi dalam posisi duduk dengan kondisi jasad telah menunjukkan tanda-tanda pembusukan.
Sisi, saksi mata menyebutkan, korban yang diperkirakan berusia sekitar 60 tahun itu sudah tidak terlihat sejak Jumat, 6 Februari 2026.
Salah seorang rekan kerja korban mengatakan, pada hari Jumat korban sempat mengeluhkan sakit perut.
BACA JUGA: Bangunan Nonpermanen di Balikpapan Roboh Diterjang Angin, Pedagang Tewas Saat Berteduh
“Biasanya kalau hari Minggu itu beliau selalu kelihatan, pagi ke gereja, sore nyapu. Tapi kemarin sama sekali tidak terlihat,” ujar Sisi di lokasi.
Kecurigaan muncul setelah pihak sekolah meminta beberapa orang untuk mengecek kondisi korban karena sejak beberapa hari tidak terlihat beraktivitas.
Saat pintu bagian dapur rumah korban dibuka, saksi menemukan korban telah meninggal dunia di kamar mandi. Diketahui, rumah korban masih berada di sekolah sekolah tempat dia bekerja.
“Pintu depan terkunci seperti biasa, tapi pintu dapur hanya dirapatkan. Waktu kami masuk, korban sudah dalam posisi duduk di toilet,” kata Sisi.
BACA JUGA: Korban Terseret Arus Sungai Kandilo Ditemukan Meninggal Dunia
Korban diketahui tinggal seorang diri dan telah bekerja sebagai petugas kebersihan di lingkungan sekolah tersebut selama kurang lebih 2 tahun.
Sementara itu, Pamapta II Polresta Samarinda, Ipda Yudiansyah membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.
Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
“Almarhum ditemukan di kamar mandi dalam posisi duduk. Kondisi jasad sudah membengkak dan menghitam, yang mengindikasikan korban telah meninggal sekitar 3 hari,” ujar Yudiansyah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
