DLHK Berau Tambah Insenerator Kapasitas 3 Ton di Talisayan Tahun ini
Salah satu insenerator milik DLHK Berau yang berada di Kampung Merancang Ulu, Kecamatan Gunung Tabur.-ist/dok. DLHK Berau-
BERAU, NOMORSATUKALTIM - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau akan menambah satu unit insinerator berkapasitas tiga ton di Kecamatan Talisayan pada tahun ini.
Pengadaan tersebut menjadi bagian dari upaya penanganan sampah, setelah sebelumnya sempat disorot Bupati Berau khususnya di wilayah pesisir.
Plt Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Limbah B3 DLHK Berau, Helmi, mengatakan pengadaan insinerator di Talisayan cukup diprioritaskan.
Karena wilayah tersebut dinilai siap secara infrastruktur serta memiliki komitmen dalam pengelolaan sampah.
BACA JUGA:LPDP Siapkan 5.750 Beasiswa di 2026, Dinkes Berau Dorong Dokter Lanjut Spesialis
“Untuk tahun ini hanya ada satu penambahan insinerator, itu pun di Talisayan dengan kapasitas tiga ton. Pertimbangannya karena Talisayan memenuhi kriteria, kemudian juga karena anggaran kita terbatas,” ujar Helmi kepada Nomorsatukaltim, Selasa 20 Januari 2026.
Helmi menjelaskan, tidak semua wilayah dapat langsung difasilitasi insinerator oleh DLHK.
Pemerintah daerah menetapkan sejumlah persyaratan bagi wilayah yang akan dipasangi alat pembakaran sampah tersebut.
BACA JUGA:4.000 Siswa SMA/SMK/MA di Berau Terima Seragam Gratis dari Program Gratispol
“Wilayah yang diprioritaskan harus sudah memiliki TPS 3R, bank sampah, dan komitmen aktif dalam pengelolaan sampah. Kalau tiga itu ada berarti daerah itu pengelolaan sampahnya baik,” kata Helmi.
BACA JUGA:Rudi Kritik Pengembangan Wisata Berau: Jangan Hanya Fokus ke Pesisir!
Ia menambahkan, saat ini, Kabupaten Berau telah memiliki tiga unit insinerator yang beroperasi di Kampung Merancang Ulu, Tanjung Batu, dan Labanan Jaya.
Ketiga fasilitas tersebut, kata Helmi, masih aktif digunakan dan dinilai cukup membantu mengurangi volume sampah di wilayah masing-masing.
“Yang sudah ada itu bisa menjadi contoh. Kampung lain bisa melihat manfaatnya, lalu terdorong untuk mengadakan secara mandiri,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

