Bankaltimtara

Dua Segmen Pengerjaan Teras Samarinda Belum Selesai, Kontraktor Didenda

Dua Segmen Pengerjaan Teras Samarinda Belum Selesai, Kontraktor Didenda

Sisa Sampah Pembangunan Teras Samarinda Tahap II segmen dua.-Rahmat/Disway Kaltim-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Dua segmen pengerjaan Teras Samarinda tahap II belum rampung yakni dua dan empat. Sementara itu, pekerjaan pada segmen dermaga serta segmen jalan di atas sungai telah dinyatakan selesai sesuai kontrak.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas PUPR Samarinda, Desy Damayanti.

Hingga awal 2026, mayoritas pekerjaan telah selesai, sementara dua segmen masih dalam proses penyelesaian kontrak.

Kepala Dinas PUPR Samarinda, Desy Damayanti, mengatakan bahwa sesuai ketentuan kontrak, penyedia jasa masih diberi waktu tambahan selama 50 hari, untuk menuntaskan pekerjaan yang tersisa dengan skema denda keterlambatan.

“Aturannya memang seperti itu. Diberikan kesempatan 50 hari dengan denda. Hanya dua segmen ini yang melewati tahun anggaran, sementara segmen lainnya sudah 100 persen,” ujar Desy belum lama ini.

BACA JUGA:Pemkot Samarinda Hitung Potensi Parkir Pasar Pagi, Kerja Sama Pihak Ketiga Ditargetkan Dimulai Maret

Adapun dua segmen yang belum rampung adalah segmen dua dan segmen empat.

Sementara itu, pekerjaan pada segmen dermaga serta segmen jalan di atas sungai telah dinyatakan selesai sesuai kontrak.

Desy menambahkan, masing-masing segmen dikerjakan oleh kontraktor yang berbeda.

Kontraktor pada segmen empat, kata dia, tidak sama dengan kontraktor yang mengerjakan segmen dermaga maupun jalan di atas sungai.

BACA JUGA:Bandara APT Pranoto Ajukan Penambahan 18 Hektare Lahan ke Pemkot Samarinda

Terkait kelanjutan pembangunan pada 2026, Desy memastikan tidak ada pekerjaan lanjutan berskala besar.

Fokus PUPR hanya pada penyelesaian lantai jalur di atas sungai yang terdampak perubahan metode pekerjaan pancang.

“Yang diselesaikan hanya lantai di atas sungai. Sebelumnya ada adendum pekerjaan pancang di sekitar titik meter 50, dari pancang beton biasa menjadi bore pile. Anggarannya dialihkan ke situ,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait