Bankaltimtara

Imbas Dana Desa Menyusut, Rencana Pembangunan Turap di Kampung Inaran Berau Tertunda

Imbas Dana Desa Menyusut, Rencana Pembangunan Turap di Kampung Inaran Berau Tertunda

Suasana di Kampung Inaran, Kecamatan Sambaliung.-istimewa-

BERAU, NOMORSATUKALTIM - Kebijakan efisiensi anggaran tahun ini membuat pembangunan di sejumlah desa terhambat.

Salah satu kampung yang merasakan dampak tersebut adalah Kampung Inaran di Kecamatan Sambaliung.

Terbatasnya anggaran menyebabkan pemerintah kampung menunda sejumlah rencana, termasuk pada sektor pembangunan fisik.

Kepala Kampung Inaran, Amirullah, mengatakan penurunan Dana Desa berdampak langsung terhadap penentuan prioritas belanja kampung.

BACA JUGA:Pemangkasan Anggaran Tidak Berpengaruh Terhadap Program Bantuan Sosial di Berau

Jika pada 2025 Kampung Inaran menerima Dana Desa sekitar Rp 2 miliar, pada 2026 alokasinya berkurang menjadi kurang lebih Rp 1 miliar.

“Dengan adanya pengurangan anggaran, otomatis tahun ini kami tidak melakukan pembangunan fisik yang masuk prioritas karena kemampuan anggaran terbatas,” kata Amirullah saat dikonfirmasi via seluler belum lama ini.

BACA JUGA:Kunjungan Wisatawan ke Destinasi Pesisir di Berau Terus Menunjukkan Tren Positif

Ia menjelaskan, penyesuaian tersebut berdampak pada tertundanya sejumlah rencana termasuk infrastruktur yang telah lama diusulkan.

Salah satunya adalah pembangunan turap atau pengaman bantaran sungai yang dinilai penting untuk mengurangi resiko erosi dan longsor di wilayah kampung.

“Daerah bantaran sungai itu sering terjadi longsor. Sebenarnya sudah dari tahun 2014 kami sudah mengusulkan pembangunan turap itu,” ujarnya.

Namun hingga kini, usulan tersebut belum dapat direalisasikan.

BACA JUGA:Perda Pariwisata Berau Sudah Tak Relevan, Pemkab Segera Revisi

Amirullah menyebut kebutuhan anggaran yang cukup besar menjadi kendala utama, baik untuk dibiayai melalui Dana Desa maupun ditopang oleh anggaran pemerintah daerah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: