Bankaltimtara

Musim Libur Akhir Tahun, Disbudpar Berau Awasi SOP Wisata dan Harga UMKM

Musim Libur Akhir Tahun, Disbudpar Berau Awasi SOP Wisata dan Harga UMKM

Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir.-(Disway Kaltim/ Rizal)-

BERAU, NOMORSATUKALTIM – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau meningkatkan pengawasan terhadap penerapan standar operasional prosedur (SOP) di objek wisata serta harga yang diterapkan pelaku UMKM selama libur Natal dan Tahun Baru. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan wisatawan sekaligus citra pariwisata Berau.

Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsri, mengatakan pengawasan difokuskan pada pelayanan pengelola wisata dan aktivitas UMKM di kawasan destinasi, seiring meningkatnya kunjungan wisatawan pada musim liburan akhir tahun.

“Berau ini daerah wisata, sehingga sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pengunjung,” tutur Ilyas, Rabu (24/12/2025).

Disbudpar menegaskan seluruh pengelola objek wisata wajib menerapkan SOP sesuai ketentuan yang berlaku. Penerapan SOP tersebut dinilai penting untuk menjamin keamanan dan kenyamanan wisatawan selama berlibur.

BACA JUGA: Jelang Nataru, Dermaga Wisata Sanggam Siagakan 27 Armada Speedboat

BACA JUGA: Genjot Promosi Digital, Destinasi Wisata Berau Segera Hadir di Traveloka dan Tiket.com

Selain pengelola wisata, Disbudpar juga mengingatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar dengan memanfaatkan momentum libur panjang.

“Jangan sampai ada yang menaikkan harga secara tidak wajar. Itu sangat tidak boleh dilakukan karena dapat mencoreng nama baik pariwisata Berau,” tuturnya.

Ilyas menilai praktik harga yang merugikan wisatawan berpotensi menurunkan minat kunjungan ke Berau pada masa mendatang.

"Hal tersebut tentu berdampak buruk bagi keberlangsungan sektor pariwisata daerah," imbuhnya.

BACA JUGA: Pulau Kaniungan Dipersiapkan Jadi Destinasi Wisata Premium

BACA JUGA: Berau Matangkan Rencana Penerapan e-Ticketing di Pintu Masuk Wisata

Untuk mendukung pengawasan di lapangan, Disbudpar juga meminta peran aktif kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di setiap destinasi. Pokdarwis diharapkan dapat memantau aktivitas wisata sekaligus memberikan arahan kepada pengunjung.

“Pokdarwis juga harus bisa melakukan pemanduan dan melakukan pendampingan terhadap wisatawan yang datang untuk berlibur. Intinya kita harus bersama-sama dalam mengembangkan wisata yang ada di Bumi Batiwakkal ini,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: