Djarum Comeback! Setelah 6 Tahun Absen, Kembali Dukung Turnamen Bulu Tangkis di Indonesia
Presiden Direktur Djarum Foundation, Victor Hartono-istimewa-
KUDUS, NOMORSATUKALTIM - Setelah 6 tahun absen, akhirnya Djarum Foundation akan kembali mendukung sejumlah turnamen bulu tangkis bergengsi di Indonesia pada 2026.
Dilansir Antara, Presiden Direktur Djarum Foundation, Victor Hartono mengatakan, kembalinya Djarum dalam mendukung turnamen dapat terwujud berkat komunikasi yang baik dengan kepengurusan PBSI saat ini.
Untuk bulu tangkis Indonesia pada 2026, Djarum akan mendukung penyelenggaraan Indonesia Masters, Indonesia Open, Sirnas, Kejurnas, hingga World Junior Championship.
"Mungkin sekitar enam tahun nih kita absen dari kejuaraan-kejuaraan itu. Cuma kita sekarang bisa koordinasi dengan baik dengan manajemen PBSI dan bisa setuju untuk bekerja sama," katanya dikutip dari Antara, Sabtu 20 September 2025.
BACA JUGA: Progres Trek Sirkuit Balap Sudah 80 Persen, IMI Paser Siap Gelar Kejurnas pada Oktober Mendatang
BACA JUGA: Resmi Menjabat Menpora, Siapa Pengganti Erick Thohir di Kursi Ketua Umum PSSI?
Djarum terakhir kali mendukung penyelenggaraan turnamen bulu tangkis nasional dan internasional di Indonesia adalah pada 2019.
Diketahui, keterlibatan Djarum Foundation dalam dunia bulu tangkis bukanlah hal baru. Selama puluhan tahun, lembaga ini aktif mendorong pembinaan atlet melalui Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis serta mendukung klub-klub junior di berbagai daerah.
Djarum juga kerap menjadi penyokong utama bagi terselenggaranya turnamen besar yang menghadirkan pemain top dunia ke Indonesia.
Saat ini, Djarum Foundation juga menyelenggarakan kompetisi bulu tangkis yang diikuti delapan negara dengan kelompok usia mulai dari U-13, U-15, U-17, dan U-19 di GOR Djarum Kudus pada 15-21 September.
BACA JUGA: Popda Kaltim 2025 Mundur ke November, Dispora Kaltim: Anggaran Belum Ada
BACA JUGA: KONI Paser Pastikan Porprov Tetap Berjalan Meski Anggaran Belum Jelas
Penyelenggaraan turnamen dengan kelompok usia sampai di bawah 13 tahun ini adalah yang pertama dan satu-satunya di dunia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
