Sri Noordianti Soroti Minimnya Fasilitas Publik Ramah Anak
Anggota Komisi III DPRD Paser, Sri Noordianti-Sahrul/Nomorsatukaltim-
PASER, NOMORSATUKALTIM - Anggota Komisi III DPRD Paser, Sri Noordianti menyoroti minimnya fasilitas publik ramah anak, yang menandakan sangat jauh untuk bisa menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA).
Dia mendorong pemerintah daerah bisa menaruh perhatian serius terhadap pemenuhan anak, demi meraih predikat KLA sebagai komitmen bersama dalam melindungi anak-anak.
Menurutnya, predikat KLA tak hanya sekedar penghargaan, namun bisa mengurai kekhawatiran masyarakat terhadap lingkungan negatif yang tidak cocok untuk kalangan anak-anak.
"Masih banyak keresahan di masyarakat karena banyak hak anak yang belum terpenuhi. Bila Paser menjadi KLA, kita diharapkan bisa lebih fokus memberikan yang terbaik untuk anak-anak," kata Sri Noordianti, Rabu 13 Agustus 2025.
Pemenuhan hak anak di Paser bahkan sudah menjadi atensi Sri Noordianti semenjak periode pertama menjadi anggota dewan, dirinya sempat membahas isu perlindungan perempuan dan anak bersama dinas terkait.
Politisi Partai Gerindra ini mendorong pemerintah daerah bisa mengupayakan pemenuhan hak anak guna menghindari kekerasan terhadap anak, yang dikhawatirkan kerap terjadi.
"Predikat KLA bisa menjadi semangat bagi kami dan pemerintah untuk bersinergi memberantas kejahatan terhadap anak," ujarnya.
Dia berharap Pemkab Paser untuk lebih fokus menyediakan tempat bermain yang layak dan aman bagi anak-anak.
Penyediaan itu sebagai salah satu syarat dari 10 kategori hak anak yang harus dipenuhi dalam mewujudkan KLA.
Saran ini dianggap menjadi masukan agar pemerintah daerah bisa segera merealisasikan KLA. "Saya harap kasus kekerasan terhadap anak, termasuk pencabulan, dapat diminimalisir dan benar-benar menjadi daerah yang layak bagi anak-anak," pungkasnya. (adv)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
