Bankaltimtara

Kota Samarinda Kembali Dikepung Banjir, Dilaporkan 24 Titik Tergenang dan 5 Titik Longsor

Kota Samarinda Kembali Dikepung Banjir, Dilaporkan 24 Titik Tergenang dan 5 Titik Longsor

Seorang warga menuntun motornya yang mogok usai menerjang banjir di kawasan perempatan Sempaja, Samarinda, Selasa (27/5/2025), pukul 12.30 Wita.-(Disway Kaltim/ Alamsyah)-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM — Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) kembali dilanda banjir setelah hujan deras mengguyur sejak Selasa (27/5/2025) dini hari. 

Laporan dari relawan di Kota Samarinda menyebutkan, sedikitnya 24 titik genangan banjir tersebar di berbagai kawasan ibu kota Kaltim tersebut. 

Selain genangan, peristiwa pohon tumbang dan tanah longsor turut terjadi di beberapa lokasi, akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kota Samarinda sejak pukul 04.40 hingga 08.30 WITA.

Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Pelaksana BPBD Samarinda, Suwarso. 

BACA JUGA: Update Peringatan Dini Cuaca Kaltim, BMKG: Waspada Hujan Deras Disertai Petir dan Angin Kencang!

"Hujan deras hari ini di kota Samarinda, menggenang di beberapa wilayah kota Samarinda dengan kedalaman antara 50 sampai 100 meter," ujar Suwarso dalam rilis resmi melalui rekaman suara, Selasa (27/5/2025). 

Ia juga mengonfirmasi bahwa curah hujan tercatat mencapai 50 hingga 83 mm/detik berdasarkan data BMKG.

Faktor lain yang memperparah banjir adalah kondisi pasang besar Sungai Mahakam, yang menyebabkan fenomena back water. 

Aliran air Sungai Mahakam tertahan dan meluap ke Sungai Karangmumus, Karang Asam Kecil, dan Karang Asam Besar. 

BACA JUGA: BMKG: Curah Hujan Tinggi Ancam Beberapa Wilayah Kaltim Akhir Mei 2025

Dampaknya, beberapa kawasan dataran rendah terendam, termasuk di Kecamatan Samarinda Utara, Palaran, Sambutan, dan Samarinda Ilir.

"Air tertahan di beberapa dataran terendah, termasuk wilayah Kecamatan Samarinda Utara, Palaran, Sambutan dan ilir," bebernya.

Tinggi Muka Air (TMA) dilaporkan berkisar antara 10 hingga 50 cm di berbagai titik, namun beberapa lokasi dilaporkan mengalami genangan yang lebih dalam tergantung kontur wilayah.

Bencana ini juga berdampak pada fasilitas umum. Sejumlah sekolah terdampak banjir antara lain SMPN 13 Samarinda, SDN 05, 011, 014, dan 019 di Kecamatan Palaran.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: