Bankaltimtara

Diduga Terkendala Pengiriman ke Balikpapan, Stok Pertamax di SPBU Sering Kosong

Diduga Terkendala Pengiriman ke Balikpapan, Stok Pertamax di SPBU Sering Kosong

Diduga terkendala di pasokan, stok Pertamax di SBP Balikpapan sering kosong.-Disway/ Chandra-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM  - Pasokan bahan bakar Pertamax di SPBU Batakan, Balikpapan, mengalami gangguan dalam beberapa hari terakhir.

Hal ini diduga disebabkan oleh keterlambatan pengiriman dari depot, yang sebelumnya berasal dari Balikpapan, kini harus diambil dari Samarinda. Gangguan pasokan ini berdampak langsung terhadap operasional SPBU dan potensi penurunan penjualan.

Pengawas Lapangan SPBU Batakan, Esra menjelaskan, bahwa pihaknya hanya menerima pengiriman dari depot dan tidak memiliki kendali atas ketersediaan bahan bakar.

“Masalahnya mungkin ada di pengiriman. Pengiriman dari depot sini mungkin habis, atau mungkin ada stok opname dari depot sini. Jadi, kita ngambilnya dari Samarinda. Stok opname ini adalah stok yang ada, kayak ditahan dulu buat rekap. Jadi misal sisa 1 liter. Nah nanti dicek BBM yang keluar. Sama atau tidak dengan sisa riil yang ada di tangki,” ujar Esra saat ditemui di SPBU Batakan, Minggu (18/5/2025).

BACA JUGA: Kebutuhan BBM Bersubsidi bagi Nelayan di Berau Tidak Merata, Keterbatasan Kuota Penyebabnya

BACA JUGA: Harga BBM Pertamina di Kaltim Turun di Hari Buruh, Ada Tambahan Promo

Biasanya, SPBU Batakan menerima pasokan Pertamax dari depot-depot di Balikpapan, sedangkan untuk Pertamax Turbo didatangkan dari Samarinda.

Namun, menurut Esra, saat ini seluruh pasokan, baik Pertamax maupun Turbo, dialihkan dari Samarinda. Bahkan, dalam beberapa kasus, pengisian Turbo pun harus dilakukan dari Banjarmasin karena tingginya permintaan di Kalimantan Timur.

“Bukan cuma di sini saja, di situ semuanya, dari Balikpapan sampai Bontang, sampai ke daerah-daerah se-Kalimantan Timur. Bahkan kemarin itu, yang Turbo saja langsung dari Banjarmasin,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa keterlambatan pengiriman turut disebabkan oleh banyaknya permintaan dari berbagai wilayah seperti Bontang dan Penajam.

BACA JUGA: Pemprov Kaltim Soroti Pengelolaan Aset Hotel Royal Suite, TBI Diberi Tenggat Klarifikasi

BACA JUGA: REI Targetkan Bangun 1 Juta Rumah, Balikpapan Jadi Lokasi Prioritas Investasi Properti

Dalam kondisi normal, SPBU Batakan memesan 24 ribu liter Pertamax setiap hari dan pengisian dilakukan sekali sehari.

Namun, kini pasokan yang diterima hanya sekitar 16 ribu liter dan datang tidak menentu, bahkan sering kali baru sampai pada dini hari.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait