Bankaltimtara

Pencarian Bocah Perempuan yang Diterkam Buaya di Berau Dihentikan

Pencarian Bocah Perempuan yang Diterkam Buaya di Berau Dihentikan

Pencarian bocah perempuan yang diduga diterkam buaya di Berau dihentikan. Tampak tim saat melakukan pencarian beberapa hari lalu.-istimewa-

BERAU, NOMORSATUKALTIM - Pencarian terhadap Holiv Fatur Rosida (10), bocah perempuan yang diterkam buaya di perairan Sungai Maya, Kampung Kasai, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, resmi dihentikan.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Kaltim, Endrow Sasmita mengatakan, keputusan berat itu harus diambil tim SAR gabungan usai tiga hari pencarian intensif namun tak menemukan keberadaannnya.

"Penghentian ini juga sudah mendapat restu dari pihak keluarga," kata Endrow, Selasa (8/4/2025).

Pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin menyisir area sepanjang 6 kilometer, mulai dari Hulu hingga Hilir dari lokadi kejadian, namun tidak juga membuahkan hasil.

BACA JUGA: Tragis! Anak di Derawan Diseret Buaya Saat Bermain di Tambak, Pencarian Masih Berlangsun

BACA JUGA: Sempat Hilang di Air Terjun, Bocah Laki-Laki 12 Tahun Ditemukan Meninggal

"Kami sudah berupaya maksimal, namun hingga hari ketiga belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban," ujarnya.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai unsur, termasuk Basarnas, BPBD, Polairud, dan sukarelawan, memutuskan untuk mengakhiri operasi pencarian dan mengalihkan status menjadi siaga.

"Seluruh anggota tim yang terlibat kini dikembalikan ke satuan masing-masing," imbuhnya.

Endrow menegaskan, operasi pencarian bocah perempuan 10 tahun yang diterkam buaya di Kampung Kasai resmi ditutup setelah pihaknya mengevaluasi seluruh upaya. "Ini adalah langkah terbaik, mengingat situasi di lapangan," tegasnya.

BACA JUGA: Buaya Muncul di Permukiman, Warga Melati Jaya Waswas

BACA JUGA: Akhir Pencarian Bocah Tenggelam di Berau, Ditemukan 10 Km dari Lokasi Hilang

Diketahui, bocah perempuan bernama, Holiv Fatur Rosida (10) hilang usai diterkam buaya saat berenang di tambak milik pamannya di perairan Sungai Maya, Kampung Kasai, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau pada Rabu (2/4/2025).

Saat kejadian, korban diketahui tengah berenang di sungai belakang pondok bersama saudara dan sepupunya.

Sebelum korban diterkam buaya, keluarga korban bernama Santri yang berada di pondok sempat berteriak. Sebab, ia melihat seekor buaya mendekati ketiganya.

Namun, teriakan itu tidak membuat korban dan dua anak lainnya percaya, sehingga mereka melanjutkan berenang.

BACA JUGA: Bocah Laki-laki di Paser Hilang dari Perahunya, Diduga Disambar Buaya

BACA JUGA: Bocah Hilang dari Perahu karena Disambar Buaya Akhirnya Ditemukan

Berdasarkan keterangan saksi, buaya yang menerkam Holiv diperkirakan berukuran lebih dari 5 meter. Buaya tersebut disebut buaya terbesar di sungai itu.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait